-
Power bank Huawei 12.000 mAh menawarkan fast charging 66W dengan kabel USB-C terintegrasi.
-
Desain ramping dan kompatibilitas luas menjadi keunggulan utama dibanding power bank lain.
-
Harga kompetitif menjadikannya pesaing kuat Xiaomi 67W 20.000 mAh di pasar komersial.
Suara.com - Persaingan power bank dengan pengisian daya super cepat semakin semarak. Tak hanya merilis HP flagship dan tablet, Huawei resmi meluncurkan 'Power Bank All-in-One'.
Powerbank tersebut sudah mendukung pengisian daya ektra kencang dengan balutan bodi ramping.
Perangkat ramping ini mendukung kabel USB-C yang sudah terpasang secara permanen.
Dengan kapasitas 12.000 mAh dan output daya kencang 66 W, power bank dirancang untuk gaya hidup serba cepat kaum milenial dan anak muda yang tak bisa lepas dari gadget.
Desainnya yang tipis hanya 15,6 mm dan berat 236 gram membuatnya sangat mudah diselipkan di saku atau tas kecil.
Itu jauh lebih praktis ketimbang membawa power bank dan kabel tebal secara terpisah. Keunggulan utama dari power bank ini adalah kompatibilitasnya yang luas.
Perangkat mendukung pengisian cepat dua arah 66W dan cocok dengan berbagai protokol, termasuk Huawei SuperCharge, UFCS (Spesifikasi Pengisian Cepat Universal), PD, PPS, dan QC.
Huawei mengklaim "Mate 70 dapat terisi penuh dari hampir kosong hingga 84 persen dalam waktu sekitar 30 menit", sebuah performa solid untuk pengisian daya portabel.
Kabel bawaannya pun dirancang tangguh dan telah diuji hingga 10.000 kali tekukan.
Baca Juga: Xiaomi 67W Power Bank 20000 mAh Rilis di Pasar Global, Harga Terjangkau
Jika kehabisan daya, power bank ini bisa diisi ulang penuh dalam waktu sekitar 110 menit menggunakan charger 66 W.
Mengutip FoneArena, pengguna perangkat HarmonyOS juga mendapat keuntungan ekstra, karena sisa baterai power bank bisa langsung terlihat di layar ponsel.
Dengan harga sekitar CNY 329 (Rp 770 ribu), power bank Huawei ini menjadi pilihan menarik di pasar domestik. Namun, persaingan di pasar aksesoris pengisian daya sangat ketat.
Salah satu pesaing utama adalah Xiaomi 67W Power Bank 20000 mAh. Power bank Xiaomi tersebut menawarkan kapasitas lebih besar dan daya sedikit lebih tinggi.
Power bank Xiaomi juga memiliki tiga output, termasuk kabel USB-C terintegrasi, dan dibanderol seharga Rp 790 ribu di pasar Eropa.
Meski begitu, desain ramping dan kabel terintegrasi yang ditawarkan Huawei menjadi nilai jual unik yang sangat fungsional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Blue Moon Akan Muncul pada 31 Mei 2026, Apa Itu dan Mengapa Disebut Langka?
-
HP Terbaru Juni 2026: Motorola Edge 70 Pro+ dan Redmi Turbo 5 Siap Meluncur, Ini Bocoran Speknya
-
Vivo S60 Debut dengan Snapdragon 8s Gen 3 dan Baterai 7.200 mAh, Rebrand Vivo V80?
-
Game James Bond '007 First Light' Laris Jadi Penjualan IO Tercepat, Laku 1,5 Juta Kopi
-
Lenovo LOQ Monitor Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp1 Jutaan dengan Refresh Rate 200Hz
-
Ajang Ini Jadi Surga Pecinta Gadget, Pengunjung Bisa Jajal HP dan Laptop Terbaru
-
Xiaomi 17T Series Punya Leica 5x Telephoto, Andalan Bikin Konten Konser hingga Traveling Estetik
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
7 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, HP Midrange Baterai 9020 mAh dengan Layar 144 Hz
-
Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik