- PT Telkom Indonesia menyiapkan infraNexia melalui proses *spin-off* yang ditargetkan selesai pertengahan 2026.
- infraNexia akan mengelola operasional aset fiber dan akan memiliki aset tersebut sepenuhnya pasca-desember tahun ini.
- Tujuan pemisahan ini agar aset fiber terlihat jelas dan memicu model operasi yang lebih ramping dan netral.
Suara.com - PT Telkom Indonesia (TLKM) saat ini tengah menyiapkan anak usaha terbarunya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) atau infraNexia.
Anak usaha terbarunya ini akan memegang usaha fiber connectivity melalui proses pemisahaan usaha (spin-off) dan aksi korporasi ini ditargetkan selesai pada pertengahan 2026 mendatang.
Progres persiapan ini disampaikan oleh Direktur Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, Arthur Angelo Syailendra dalam temu media "Telkom's 2030: Empowering the Nation through Sustainable Digitalization", di Jakarta, Senin (1/12/2025) sore.
Dia menyampaikan, sebagian besar pelangganya akan berasal dari internal Telkom grup dan sisanya dari pihak luar.
"88 persen internal dari Telkom grup, 12 persennya dari luar, ada juga dari local operator," ungkapnya.
Pemisahan usaha ini dilakukan agar Telkom sebagai perusahaan induk lebih jelas dan membuka peluang peningkatan nilai dari aset infrastruktur digital yang dimiliki.
"Tujuan pertama dari pemisahan usaha ini adalah masyarkat bisa melihat fiber asset Telkom sebesar ini. Ini besarnya tuh luar baisa," ucap Angelo.
Dia menambahkan, infraNexia akan mengelola secara penuh operasional jaringan fiber milik Telkom dan membuka peluang berbagi jaringan pasca-pemisahan.
Namun, perubahan tugas Infranexia diperkirakan mulai berlangsung pada Desember tahun ini dan diharapkan sudah berjalan sepenuhnya sebelum pertengahan tahun depan.
Baca Juga: 111.500 GB Kuota Internet dari Telkom Disalurkan ke 21 Sekolah di Wilayah 3T
Pada tahap tersebut, Infranexia tidak lagi hanya menjalankan operasional, tetapi juga akan menjadi pemilik aset.
Artinya, semua aset fiber yang sebelumnya tercatat di perusahaan induk akan dipindahkan dan dimiliki langsung oleh infraNexia.
Langkah ini merupakan bagian paling penting dari pemisahan usaha karena menandai perpindahan penuh tanggung jawab dan kepemilikan
Fase pertama pemisahanan usaha diselesaikan dengan lebih dari 50 persen asset fiber dan bisnis Telkom yang terpilih ditransfer ke TIF.
Angelo mengungkapkan, pemisahan ini juga memastikan mode operasi yang ramping untuk Infraco dengan focus pada tata Kelola yang kuat, transparansi keuangan, dan oeprasional serta netralitas layanan.
Hal ini juga akan sampai pada pelaporan independent dan tata Kelola yang lebih jelas.
Berita Terkait
-
Anak Usaha Telkom Gandeng Uni Emirat Arab Ciptakan Konektivitas Berbasis Satelit
-
Melalui Trade Expo Indonesia 2025, Telkom Dukung UMKM Binaan Tembus Pasar Global
-
NeutraDC Nxera Batam Jadi Pusat Hyperscale Data Center Berbasis AI dari TelkomGroup
-
Telkom Indonesia Bersinergi dengan Kampus Mendorong Transformasi Digital Berbasis AI
-
Telin dan Cabos de Timor-Leste, E.P. Perkuat Kolaborasi Bilateral Pengembangan Infrastruktur Digital
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Rp3 Juta dapat Samsung Tipe Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Menurut Review 2026
-
Gameplay God of War Laufey Terungkap: Grafis Menawan, Istri Kratos Lebih Lincah
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 17T: Telefoto Lebih Ciamik, Performa Kencang
-
3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
-
Saingi Honor dan Redmi, Oppo Siapkan HP Midrange Baterai 10.000 mAh
-
Daftar Harga Xiaomi TV S Mini LED 2026: Smart TV Premium Layar Jumbo Berfitur Menarik
-
Hisense Mini-LED U7SE 144 Hz Debut: Harga Mulai Rp11 Jutaan, Layar hingga 100 Inci
-
3 Pilihan HP Redmi Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok untuk Gaming Ringan hingga Multitasking
-
2 Kacamata Pintar Acer Bisa Terhubung ke Android dan iOS, Hadirkan 'Layar' 172 Inci
-
Budget Rp1 Jutaan Dapat Tablet Apa? Cek 5 Pilihan dengan Spek Gahar, Baterai Badak Kuat Seharian