- Honor X80 baru saja lolos sertifikasi CQC di Tiongkok, mengonfirmasi keberadaan perangkat tersebut.
- Smartphone ini diprediksi membawa baterai besar mendekati 10.000 mAh dan menggunakan chipset Snapdragon 7 series.
- Perangkat diperkirakan meluncur sekitar Juli 2026, kemungkinan mempertahankan posisi sebagai ponsel kelas menengah terjangkau.
Suara.com - Beberapa tipster di Weibo sudah mendeteksi keberadaan Honor X80 pada bulan lalu. Kabar gembira, Honor X80 baru-baru ini lolos sertifikasi pada salah satu lembaga resmi di China.
Lembaga sertifikasi mengonfirmasi bila Honor X80 bakal mengemas baterai jumbo 10.000 mAh.
Itu membuktikan keakuratan tipster populer Digital Chat Station sebelum ini.
Postingan sebelumnya menyebutkan bahwa Honor X80 bersiap membawa baterai super jumbo dan chipset anyar.
Perangkat ini digadang-gadang memakai chipset anyar Qualcomm Snapdragon 7 series.
Sebagai pengingat, Honor X70 debut dengan mengandalkan Snapdragon 6 Gen 4 dan baterai 8.300 mAh.
Smartphone dibanderol 1.399 yuan atau Rp 3,3 juta di China. Honor X80 diyakini masih merupakan HP midrange murah seperti generasi pendahulu.
Smartphone anyar ini telah muncul di situs sertifikasi CQC (China Quality Certificate) pada awal Desember 2025.
Mengutip HuaweiCentral, DCS mengatakan bahwa Honor X80 tidak hanya unggul dalam daya tahan.
Baca Juga: Aquos Sense 10 Siap Masuk ke Indonesia, Harga Sharp Aquos Sense 9 Turun Rp 1,7 Juta
Ponsel ini akan ditenagai oleh chip Snapdragon seri 7, yang menjanjikan performa bertenaga untuk kebutuhan sehari-hari hingga gaming.
Tampilannya pun tak kalah memukau, dengan layar OLED datar seluas 6,8 inci beresolusi 1,5K yang besar dan memanjakan mata.
Dengan kapasitas baterai jumbo, daya tahan baterai dinamis pada X80 dipastikan akan jauh lebih superior.
Sertifikasi baterai pada platform 3C di China juga mengonfirmasi kapasitas terukur sebesar 9.755 mAh, yang kemungkinan besar nilai tipikalnya akan melampaui angka 10.000 mAh.
Meski unggul di sektor baterai, ada satu fitur yang mungkin akan absen, yaitu pengisian daya nirkabel.
Keputusan ini kemungkinan diambil untuk menjaga ketebalan dan harga perangkat agar tetap kompetitif di pasaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
Terkini
-
Lebih Murah Rp1,8 Juta, Ini Adu Spesifikasi Vivo V70 Lite vs Vivo V70 FE
-
Tecno Pova 8 Bersiap ke India dan Indonesia, Bawa Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
9 Wilayah Indonesia Terkena Tsunami Kecil Usai Gempa M7.7 di Filipina, Gempa Trending
-
8 HP dengan Kamera Bulat di Tengah, Desain Premium dan Lensa Lebih Maksimal
-
Resident Evil Veronica Siap Rilis 2027, Grafis Diklaim Lebih Detail
-
3 HP Redmi dengan Kamera 0,5x 200 MP OIS Terbaik, Cocok Buat Konten Foto Estetik
-
Kapan Gerhana Matahari Total 2026? Catat Tanggal dan Wilayah yang Bisa Menyaksikan
-
4 HP Redmi Spek Terbaik untuk Jangka Panjang, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
-
4 HP Asus dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Paling Murah Juni 2026
-
Smart Ring Gunanya Buat Apa Saja? Ini 3 Rekomendasi Terbaik dan Harganya