- Xiaomi 17 Ultra Leica Edition meluncur dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan baterai 6800 mAh.
- Fitur utama adalah Master Camera Ring, mekanisme fisik untuk mengatur zoom, fokus, dan eksposur secara digital.
- Ulasan awal menunjukkan cincin putar memberi kontrol profesional meski hasil zoom terkadang kurang tajam dibanding kompetitor.
Suara.com - Xiaomi 17 Ultra Leica Edition resmi meluncur dengan spesifikasi ciamik. Spek gahar menyertakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan baterai 6800 mAh.
Ada satu fitur yang mencuri perhatian: Master Camera Ring. Ini bukan sekadar hiasan, melainkan sebuah mekanisme fisik yang terinspirasi dari kontrol intuitif pada kamera Leica M legendaris.
Pertanyaannya, apakah cincin putar tersebut benar-benar memberikan nuansa fotografer profesional, atau hanya gimmick belaka?
Master Camera Ring adalah sebuah struktur transmisi mekanis presisi yang mengubah putaran fisik menjadi sinyal digital akurat.
Sederhananya, Anda bisa memutar cincin di sekeliling modul kamera untuk mengatur berbagai parameter fotografi secara langsung, tanpa perlu menyentuh layar.
Fitur ini mendukung penyesuaian rentang zoom, fokus, hingga kompensasi eksposur dengan putaran ringan ke kiri atau kanan.
Xiaomi mengklaim, "cincin putar mengenali setiap maksud pemotretan, menguasai setiap inci komposisi gambar dan memastikan Anda tidak melewatkan momen apa pun."
Ini adalah upaya ambisius untuk menghadirkan pengalaman kontrol kamera profesional ke dalam genggaman.
Mekanisme ini menjadi semakin relevan ketika dipadukan dengan perangkat keras kameranya yang luar biasa.
Baca Juga: 5 HP Paling 'Gaib' Akhir Tahun 2025, Stok Ludes Jadi Rebutan
Xiaomi 17 Ultra dibekali sensor utama Light Hunter 1 inci dan lensa zoom periskop premium 200MP pertama di industri.
Cincin ini memungkinkan transisi zoom yang mulus dari 75mm hingga 100mm secara optik. Namun, ulasan awal dari YouTuber Ben's Gadget Reviews menunjukkan hasil yang beragam.
Meskipun umpan balik haptik dari cincin ini dipuji, hasil foto zoom terkadang kalah tajam dibandingkan kompetitor seperti Vivo X300 Pro, terutama pada subjek bergerak di kondisi minim cahaya.
Pada akhirnya, Master Camera Ring pada Xiaomi 17 Ultra Leica Edition adalah sebuah inovasi berani yang menjembatani kesenjangan antara fungsionalitas smartphone dan ergonomi kamera sungguhan.
Lebih dari sekadar gimmick, itu adalah sebuah pernyataan niat dari Xiaomi untuk mendefinisikan ulang arti fotografi mobile.
Apakah ini akan menjadi standar baru atau hanya fitur eksklusif yang menarik, hanya waktu yang akan menjawab.
Berita Terkait
-
Xiaomi 17 Ultra Segera Go Global, Jadwal Peluncurannya Tinggal Hitungan Bulan
-
Xiaomi 17 Ultra Bersiap Masuk ke India dan Indonesia, Baterai Lebih Kecil
-
Motorola Signature: Flagship Baru dengan Snapdragon 8 Gen 5 Siap Meluncur?
-
Spesifikasi POCO F8 Pro: Andalkan Snapdragon 8 Elite, RAM 12 GB, dan Audio Bose
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang