- Pengusaha muda Vidyardi Laksmono mengakuisisi saham KonveksiHub, platform digital konveksi pertama di Jakarta.
- KonveksiHub berfungsi menghubungkan UMKM tekstil dengan pasar, memfasilitasi pemesanan produksi yang efisien.
- Akuisisi ini bertujuan mempercepat pengembangan fitur dan memperkuat peran platform sebagai jembatan digital tekstil.
Suara.com - Ekosistem teknologi di sektor tekstil Indonesia memasuki babak baru. Tokoh muda sekaligus pengusaha asal Tangerang Selatan, Vidyardi Laksmono (Vidy), resmi mengakuisisi saham KonveksiHub, sebuah perusahaan teknologi berbasis di Jakarta yang mengembangkan platform digital khusus industri konveksi nasional.
KonveksiHub dikenal sebagai aplikasi platform konveksi pertama di Indonesia yang dirancang untuk menghubungkan pelaku UMKM tekstil dengan pasar yang lebih luas melalui pendekatan teknologi.
Akuisisi ini dinilai akan mempercepat pengembangan fitur, memperluas jangkauan pengguna, serta memperkuat perannya sebagai jembatan digital bagi industri kreatif tekstil Tanah Air.
Saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Vidy menegaskan nilai strategis dari teknologi.
“Kita sama-sama bisa melihat bahwa KonveksiHub adalah platform aplikasi pertama di Indonesia yang benar-benar mampu mengakomodasi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di bidang tekstil,” ujar Vidy dalam keterangan resminya, Kamis (8/1/2026).
Menurutnya, kekuatan utama perusahaannya terletak pada kemampuannya mempertemukan penjual dan pelanggan secara langsung melalui aplikasi, sehingga proses produksi hingga pemesanan menjadi lebih efisien dan transparan.
“Lewat aplikasi ini, kami ingin mendekatkan penjual dengan customer. Jadi teman-teman yang sebelumnya bingung saat ingin membuat jaket, PDH, atau bahkan baju, sekarang bisa selangkah lebih cepat dan lebih maju,” tambahnya.
Tak hanya berfungsi sebagai marketplace konveksi digital, KonveksiHub juga mengembangkan fitur afiliasi berbasis teknologi yang membuka peluang ekonomi baru, khususnya bagi generasi muda yang belum memiliki modal usaha.
“Betul sekali, aplikasi ini nantinya bisa terafiliasi dengan berbagai kalangan, termasuk mereka yang belum punya modal. Di sini mereka bisa menjadi affiliator muda, dengan kompensasi yang sangat menjanjikan,” jelas Vidy.
Baca Juga: Konten Berbasis AI Bakal Makin Dominan di Medsos Tahun 2026
Sementara itu, CEO KonveksiHub, Sahlan Aulia Ahmad, menyambut positif bergabungnya Vidy dalam struktur kepemilikan perusahaan.
Ia menilai akuisisi ini akan memperkuat strategi pertumbuhan KonveksiHub di tengah persaingan platform digital.
“Kami optimistis langkah ini akan membuat perusahaan tumbuh lebih adaptif dan kompetitif ke depannya,” katanya.
Dari sisi pengembangan teknologi, CTO KonveksiHub, Bimo, menegaskan bahwa akuisisi ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat inovasi digital perusahaan.
“Melalui langkah strategis ini, KonveksiHub diharapkan mampu membuka peluang-peluang baru sekaligus memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi dinamika dan tantangan di era digital,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Mengatasi Tampilan Terlalu Besar: Panduan Mengecilkan Ukuran di Komputer
-
Shopee Wrapped Lihat di Mana? Begini Cara Mudah Membuatnya
-
Cara Menentukan Arah Kiblat dengan HP, Solusi Praktis saat Bepergian
-
GoTo Bikin Terobosan: Driver Juara Gojek Kini Dapat BPJS Gratis
-
Inovasi Energi Terbarukan Hadir lewat Solar Panel Berkapasitas 1.700 kWp
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Oppo Pad Air 5 Tersedia Global: Baterai Lega, Mirip iPad Air Harga Lebih Murah
-
Grok Resmi Diblokir Sementara di Indonesia, Komdigi Soroti Ancaman Deepfake Seksual
-
Realme Neo 8 Meluncur Pekan Depan: Bawa RAM 16 GB, Zoom 120X, dan Chip Kencang
-
Cara Kompres Video di CapCut Terbaru, Kecilkan Ukuran File Tanpa Mengurangi Kualitas
-
5 Rekomendasi Smartwatch Pengukur Detak Jantung untuk Orang Tua
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Red Magic 11 Air: Benarkah Hanya Jiplak Konsep iPhone Air atau Justru Monster Gaming yang Menyamar?
-
55 Kode Redeem FF Terbaru 10 Januari 2026, Klaim M249 dan Bundle HRK Uniform Gratis
-
Terpopuler: Sikap Komdigi ke Fitur Grok X, Rekomendasi HP 1 Jutaan Memori Internal 256 GB
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115