-
Exynos 2600 catat skor GPU impresif 27.478 poin di Geekbench Vulkan.
-
Performa multi core Exynos 2600 ungguli Snapdragon 8 Elite Gen 5.
-
Samsung gunakan teknologi manufaktur 2 nm dan GPU berbasis AMD RDNA 4.
Suara.com - Persaingan chipset HP flagship diyakini bakal semakin ketat pada 2026. Beberapa pengujian mengungkap bahwa GPU pada chipset Exynos 2600 sedikit mengungguli Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Sebagai informasi, Exynos 2600 merupakan chipset untuk ponsel premium anyar Samsung Galaxy S26.
Lupakan citra Exynos sebagai pilihan kedua, karena angka-angka terbaru menunjukkan bahwa chipset ini mampu menyaingi, bahkan melampaui, performa jagoan Qualcomm.
Dalam pengujian GPU Vulkan Geekbench yang krusial untuk performa gaming, Exynos 2600 mencatatkan skor impresif 27.478 poin.
Angka ini hanya selisih tipis dari Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang meraih 27.875 poin.
Artinya, secara performa grafis mentah untuk game modern dan aplikasi berat, kedua chipset berada di level yang sama. Kejutan tidak berhenti di situ.
Pada uji CPU Geekbench yang bocor dari perangkat diduga Samsung Galaxy S26, Exynos 2600 menunjukkan skor multi-core hingga 11.369, sedikit mengungguli Snapdragon 8 Elite Gen 5 (10.383) dan bahkan chip A19 milik iPhone 17 (9.240).
Mengutip Gizmochina, peningkatan dramatis ini didukung oleh teknologi manufaktur 2nm pertama Samsung dan GPU Xclipse 960 baru berbasis arsitektur AMD RDNA 4.
Samsung juga serius menangani masalah panas yang dulu menghantui Exynos dengan desain termal baru yang lebih efisien.
Baca Juga: Bocoran Harga POCO X8 Pro Max: HP Flagship Killer Chip Kencang dengan Baterai 9.000 mAh
Namun, benchmark hanyalah sebagian dari cerita. Kinerja di dunia nyata, efisiensi daya, dan manajemen suhu berkelanjutan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Exynos 2600 saat terpasang di Samsung Galaxy S26.
Meskipun performa menjanjikan, sejumlah tipster ternama menyebutkan bahwa model Galaxy S26 Ultra kemungkinan masih akan eksklusif menggunakan Snapdragon.
Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah Samsung masih menyimpan sedikit keraguan?
Terlepas dari itu, kebangkitan Exynos adalah berita baik bagi industri. Ini mendorong inovasi dan memberikan persaingan sehat, yang pada akhirnya akan menguntungkan konsumen.
Berita Terkait
-
Xiaomi Siapkan HP Baru dengan Baterai 8.500 mAh, Pakai Chip Flagship MediaTek Anyar
-
Xiaomi Pad 8 Global Muncul di Geekbench: Siap ke Indonesia, Pakai Chip Kencang Snapdragon
-
18 HP Memori 1 TB Superlega Lengkap Harganya di Awal 2026, Mana Paling Murah?
-
Chipset Ngebut tapi Mubazir: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak