- Komponen hardware HP 5G lebih mahal karena memerlukan modem dan prosesor canggih dengan node manufaktur kecil.
- Biaya riset pengembangan signifikan serta lisensi paten teknologi 5G turut meningkatkan harga jual produk awal.
- Faktor eksternal seperti pajak, regulasi pemerintah di Indonesia, dan inflasi global juga menambah beban biaya produksi.
Integrasi 5G memerlukan antena tambahan dan optimasi hardware yang kompleks, yang semuanya dikenai pajak lebih tinggi. Inflasi global juga mendorong kenaikan harga, termasuk biaya bahan baku dan transportasi.
Keempat, kondisi pasar di Indonesia membuat HP 5G tampak lebih mahal. Meskipun jaringan 5G telah meluas di kota-kota besar, coverage masih belum merata di daerah pedesaan karena biaya infrastruktur tinggi.
Akibatnya, banyak konsumen lebih memilih HP 4G yang harganya lebih terjangkau, mulai dari Rp1 juta hingga Rp2 juta, sementara HP 5G sering kali di atas itu.
Namun, tren positif terlihat. Pada 2026, produsen mulai menawarkan HP 5G murah dengan strategi subsidi dan promo, seperti yang dilakukan oleh Xiaomi atau Realme.
Harga rata-rata HP 5G global juga turun dari $732 pada 2019 menjadi sekitar $425 pada 2022, dan terus menurun berkat volume produksi massal.
Meski demikian, mahalnya HP 5G bukan tanpa alasan. Teknologi ini membawa manfaat seperti kecepatan internet super cepat, latensi rendah untuk gaming dan VR, serta dukungan IoT yang lebih baik.
Bagi pengguna di Indonesia, pertimbangkan apakah kamu berada di area 5G sebelum membeli. Jika ya, investasi di HP 5G bisa jadi worth it karena chipset-nya lebih canggih dan future-proof.
Secara keseluruhan, harga HP 5G yang mahal disebabkan oleh kombinasi inovasi teknologi, biaya produksi, dan faktor eksternal seperti pajak. Namun, seiring waktu, aksesibilitas akan meningkat, membuat teknologi ini lebih terjangkau bagi semua kalangan.
Baca Juga: Review Infinix Note 60: HP MidRange Rasa Flagship di Harga 4 Jutaan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
TWS Moto Buds 2 Rilis di Asia: Kolaborasi dengan Bose, Baterai Tahan Lama
-
5 HP Midrange Terbaru Siap ke Indonesia: Baterai 9.020 mAh, RAM 12 GB, dan Chip Kencang
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang
-
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Midrange Anyar dengan Baterai Jumbo
-
Gojek Hapus Program Langganan GoRide Hemat Buat Driver, Begini Dampaknya
-
Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie
-
Bocoran Harga Realme 16T Beredar: Siap ke Indonesia, Baterai 8.000 mAh Tahan 3 Hari
-
Samsung Galaxy A27 dan Galaxy M47 Kompak Pakai Snapdragon, Tradisi Exynos Hilang?
-
Virtuos Tertarik Hadirkan Port GTA 5 dan Red Dead Redemption 2 di Nintendo Switch