- Perjanjian ART 2026 resmi menghapus syarat TKDN untuk produk asal Amerika Serikat.
- Penghapusan TKDN membuka peluang besar Google Pixel masuk secara resmi ke Indonesia.
- Harga iPhone diprediksi lebih murah karena hilangnya biaya investasi komponen dalam negeri.
Suara.com - Hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat mencapai babak baru sejak ditandatanganinya Agreement on Reciprocal Trade (ART) pada 19 Februari 2026. TKDN ponsel serta produk AS resmi dihapus sehingga Google Pixel berpeluang masuk ke Indonesia.
Tak hanya itu, peluncuran iPhone terbaru diharapkan bakal lebih cepat mengingat smartphone tidak perlu melewati sertifikasi TKDN seperti generasi pendahulu.
Sebagai informasi, pada aturan resmi, smartphone yang masuk ke Indonesia harus melewati P3DN Kemenperin (lolos TKDN) dan mengantongi sertifikat di Postel Komdigi.
Berkat penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) semua produk AS sekarang tak perlu 'pusing' memikirkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Biaya yang biasanya dialokasikan untuk memenuhi skema investasi TKDN bisa ditekan, yang berpotensi membuat harga jual resmi di Indonesia menjadi lebih bersaing.
Dengan kata lain, iPhone generasi anyar kemungkinan dapat lebih murah.
Agreement on Reciprocal Trade (ART) membahas mengenai hambatan non-tarif, terutama dalam Pasal 2.2.
"Indonesia shall exempt U.S. companies and U.S. goods from local content requirements. (Indonesia harus membebaskan perusahaan dan barang Amerika Serikat dari persyaratan kandungan lokal)," bunyi keterangan pada ART.
Kesepakatan dagang tersebut membuat TKDN khusus barang Amerika Serikat dihapuskan.
Baca Juga: Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
Menanti Google Pixel dan Harga iPhone Lebih Murah
Perlu diketahui, penggemar gadget tak dapat menemukan Google Pixel di Indonesia karena smartphone tersebut terkendala aturan TKDN.
Dengan dihapusnya persyaratan TKDN, terdapat kemungkinan bila Google Pixel hadir ke Tanah Air.
Semua seri Google Pixel sendiri belum pernah dipasarkan resmi di sini. Namun, perusahaan sempat menjual lini Google Nexus di Indonesia (pendahulu Pixel) pada 2015.
Dua produk terakhir yang dijual adalah Nexus 5X dan Nexus 6P. Pada 2015, Google meluncurkan inisiatif Android One di Indonesia.
Google bekerja sama dengan brand lokal seperti Evercoss (One X), Mito (Impact), dan Nexian (Journey).
Berita Terkait
-
Wamen Investasi Klaim Perjanjian Tarif dengan AS Tak Ganggu Kemandirian Indonesia
-
Vivo Y05 Debut Global, HP Murah Sejutaan Mirip iPhone Ini Bersiap ke Indonesia
-
Spek iPhone 18 Pro Max Bocor, Bawa Chipset A20 Pro dan Baterai 5.200 mAh
-
Donald Trump Dihadapkan pada Tuntutan Pengembalian Dana Tarif Rp2.700 Triliun
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali