- Perjanjian ART 2026 resmi menghapus syarat TKDN untuk produk asal Amerika Serikat.
- Penghapusan TKDN membuka peluang besar Google Pixel masuk secara resmi ke Indonesia.
- Harga iPhone diprediksi lebih murah karena hilangnya biaya investasi komponen dalam negeri.
Meskipun bukan merek Pixel, ponsel ini sering disebut "ponsel Google" karena sistem operasinya yang bersih (stock Android).
Pemerhati teknologi sekaligus pengulas gawai, Herry SW, baru-baru ini buka suara terkait dihapusnya peraturan TKDN untuk produk Amerika Serikat.
Menurut Herry SW di postingan X, peraturan tersebut membuat iPhone lebih cepat masuk ke Indonesia dengan harga lebih miring. Namun, ia menyoroti bahwa iPhone 18 masih akan terdampak fenomena krisis RAM.
"Apakah berarti iPhone bisa masuk lebih cepat? Logikanya begitu, karena satu tahap sudah hilang ya, jadi nggak perlu ngurus sertifikat TKDN lagi tapi langsung ke Postel atau sekarang namanya DJID. Apakah harga iPhone akan turun? Iya, logikanya begitu karena ada satu komponen dalam perhitungan harga itu yang bisa dihilangkan yaitu TKDN. Selama ini Apple selalu pakai TKDN investasi ya, nilainya nggak bisa disebut kecil. Kemudian apakah berarti iPhone generasi berikutnya, iPhone 18 misalnya, akan lebih murah daripada harga perdana iPhone 17? Tidak begitu, karena nanti iPhone 18 itu kan sudah langsung terdampak terhadap kenaikan harga RAM maupun storage yang gila-gilaan. Tapi penurunan yang saya maksud gini, misal kalau masih harus kena TKDN katakan iPhone 18 varian terendah itu harganya (omong kosong ini) 15 juta. Karena sudah bebas TKDN, ada satu komponen dalam perhitungan harga itu bisa dihilangkan, mungkin menjadi lebih murah beberapa ratus ribu rupiah," kata Herry SW.
Konsultan gadget itu juga meyakini bahwa Google Pixel berpeluang masuk ke Indonesia untuk meramaikan pasar ponsel.
"Bagaimana dengan Google Pixel, apakah bisa masuk? Ya kalau mereka memang berminat masuk harusnya lebih mudah masuk, peluangnya lebih gede karena ya lagi-lagi bebas TKDN kan merek Amerika," ungkap Herry SW.
Berita Terkait
-
Wamen Investasi Klaim Perjanjian Tarif dengan AS Tak Ganggu Kemandirian Indonesia
-
Vivo Y05 Debut Global, HP Murah Sejutaan Mirip iPhone Ini Bersiap ke Indonesia
-
Spek iPhone 18 Pro Max Bocor, Bawa Chipset A20 Pro dan Baterai 5.200 mAh
-
Donald Trump Dihadapkan pada Tuntutan Pengembalian Dana Tarif Rp2.700 Triliun
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap
-
5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!
-
5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan