- Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu, pastikan kesepakatan dagang Indonesia-AS tidak batasi investasi.
- Indonesia tegaskan tetap menganut asas kerjasama bebas aktif dengan semua negara, termasuk AS.
- Kemandirian ekonomi nasional tetap terjamin, relaksasi TKDN adalah bagian dari strategi komunikasi dengan pihak asing.
Suara.com - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu memastikan bahwa kesepakatan dagang antara pemerintah dengan Amerika Serikat (AS) tidak membatasi ruang gerak investasi di Indonesia.
Todotua menegaskan bahwa Indonesia akan tetap menganut kerjasama bebas aktif dengan negara lain di luar AS.
"Kalau kan kita kan tetap menganut asas kerjasama, perdagangan, dan lainnya itu kan bebas aktif. Bahwa masing-masing misalnya dengan AS maupun apa namanya lembaga-lembaga itu, kita perlu untuk membuka komunikasi, kerjasama, ya pasti," kata Todotua ditemui wartawan di Kantor BKPM, Jakarta yang dikutip pada Rabu (25/2/2026).
Selain itu, BKPM juga memastikan bahwa independensi kemandirian ekonomi nasional juga tidak terganggu meski adanya kesepakatan dagang dengan AS.
"Independensi kemandirian kita tetap-lah, enggak urusan. Presiden kita kan orangnya jelas, Presiden Prabowo orangnya jelas. Urusan kemandirian kita, urusan kemandirian kita, enggak ada campur tangan," tegasnya.
Namun demikian, Todotua menggarisbawahi pentingnya tetap membuka ruang komunikasi dengan pihak asing demi kepentingan perdagangan dan investasi.
"Bahwa kita harus membuka komunikasi dalam rangka trade dan investment ya itu harus,” ujarnya.
Lebih lanjut ketika disinggung terkait relaksasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi beberapa perusahaan AS, Todotua menyebutnya sebagai bagian dari strategi.
"Itu kan bagian dari part strategi aja. Dilonggarkan beberapa persyaratannya,” katanya.
Baca Juga: Strategi LIGHThouse Garap Pasar Kebugaran saat Momentum Ramadan
Menurutnya keputusan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap arus investasi karena pemerintah tetap menjaga keseimbangan perdagangan dengan negara-negara lain.
"Kan ada hitungannya juga, trade kita yang kita ambil dari mereka, enggak terlalu pengaruh oleh itu," kata Todotua.
Berita Terkait
-
Emas Lagi Gila, Dunia Lagi Takut: Safe Haven atau FOMO Massal?
-
Skandal Dana Raib Rp90 Miliar: Mediasi Buntu, Mirae Asset Justru Salahkan Nasabah Bocorkan Password?
-
Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Seskab Teddy Ngambek ke Menteri Rosan Gegara Cuma Jadi 'Pajangan' saat Konpres Perjanjian Dagang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Telkom Solution Perkuat Sinergi Lintas Industri, Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Berbasis Digital
-
Ignasius Jonan Resmi Jadi Komisaris SOHO, Manajemen Ungkap Alasan Perombakan
-
Menuju Solar Based Economy: Tantangan Regulasi dan Pendanaan Program PLTS 100 GW Presiden Prabowo
-
Indonesia Terbitkan Obligasi Euro dan Yuan, Gangdeng Tiga Bank Terkemuka
-
Produsen Mie Sedaap Bantah Ada PHK Jelang Lebaran 2026
-
Toko Perhiasan Impor Kadali Pemerintah Lewat 'Barang Spanyol', Negara Tekor Triliunan Rupiah
-
PPRO Lepas Gembok, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Bonus Hari Raya Ojol Diumumkan Bareng SE THR Pekerja
-
Kriteria ASN Wajib Ikut Pelatihan Militer Komcad, Dapat Gaji dan Tunjangan Penuh
-
BRI Gelar Imlek Prosperity 2026, Hadirkan Pengalaman Eksklusif Sambut Tahun Kuda Api