Mantan animator Infinity Ward ungkap tekanan Activision buat konten sensitif Iran-Israel.
Developer Call of Duty menolak ide tersebut karena dianggap terlalu mengeksploitasi perang.
Tim ingin pemain merasakan kengerian perang, bukan sekadar menikmati kekerasan visual.
Suara.com - Call of Duty merupakan salah satu game FPS populer dengan puluhan juta pengguna aktif setiap bulannya. Cukup menggegerkan, developer Call of Duty ternyata hampir menggarap ide cerita mengenai Iran menyerang Israel.
Meski begitu, setelah berbagai pertimbangan, developer memutuskan untuk tidak mengangkat latar cerita tersebut.
Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Chance Glasco, salah satu pendiri sekaligus mantan kepala animator di Infinity Ward.
Menurutnya, ide kontroversial ini datang langsung dari publisher raksasa, Activision.
Melalui unggahan di platform X, Glasco mengungkapkan bahwa setelah beberapa anggota kunci Infinity Ward keluar untuk mendirikan Respawn Entertainment, ada "tekanan yang sangat canggung dari Activision" agar seri Call of Duty berikutnya berfokus pada skenario Iran menyerang Israel.
Ini mengindikasikan bahwa game yang dimaksud kemungkinan adalah Modern Warfare 3 yang rilis pada 2011.
Pengungkapan itu dipicu oleh postingan resmi Gedung Putih yang menggunakan cuplikan game Call of Duty untuk mempromosikan operasi militer gabungan mereka.
Namun, ide tersebut mentah-mentah ditolak. Glasco menegaskan bahwa proposal itu langsung dimentahkan karena "sebagian besar pengembang merasa jijik dengan ide tersebut."
Bagi tim developer orisinal Infinity Ward, ada garis yang tidak ingin mereka lewati.
Baca Juga: Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Visi mereka justru berlawanan: menunjukkan kengerian perang, bukan mengeksploitasinya untuk sensasi.
Mengutip GameSpot, Glasco mencontohkan misi legendaris sekaligus kontroversial "No Russian" dari Modern Warfare 2, di mana pemain ikut dalam pembantaian warga sipil di bandara.
Misi tersebut, menurutnya, dirancang untuk tujuan yang lebih dalam. "Dengan game COD awal, kami ingin sering mengingatkan orang bahwa perang itu mengerikan dan bukan hanya permainan video," jelas Glasco.
Tujuannya bukan untuk membuat pemain menikmati kekerasan, melainkan sebaliknya.
"Kami ingin pemain merasa jijik, dan kami sengaja berusaha membuat mereka benar-benar merasa buruk tentang perang."
Reaksi pemain saat uji coba membuktikan hal itu; banyak yang terdiam dan meletakkan controller, menolak melanjutkan.
Berita Terkait
-
Cara Berburu THR FF dengan Hadiah hingga Rp6 Miliar, Banyak Pulsa di Free Fire!
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 7 Maret 2026: Klaim SG Gurun, Peluang THR 6 M, dan XM8
-
FIFA Mulai Was-was dengan Perang AS vs Iran, Klausul Darurat Piala Dunia 2026 Bakal Diaktifkan?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Oppo Find X9s Pro Resmi Rilis, Bawa Kamera Hasselblad 200MP dan Baterai 7025mAh
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 April 2026: Trik Gacha Pengejar Mimpi UEFA Dapat Pemain 117
-
5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
-
23 Kode Redeem FF Terkini 22 April 2026: Event Tebus Murah Rilis, Panen Diskon 90 Persen
-
4 Rekomendasi HP yang Bisa Wireless Charging Termurah 2026, Mulai Rp2 Jutaan
-
Terpopuler: 5 HP Infinix Kamera OIS Termurah hingga Cara Menghilangkan Iklan di HP
-
5 HP dengan Fitur Wireless Charging Mulai dari Harga Rp2 Jutaan
-
Harga Redmi Buds 8 Cuma Rp500 Ribuan: Ada Fitur ANC, Baterai Tahan 44 Jam
-
Bocoran Assassin's Creed Black Flag Resynced, Hadir dengan Grafis Lebih Megah
-
68 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 April 2026: Klaim Diamond, Skin Motor, dan Booyah Fist