Tekno / Game
Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:51 WIB
Logo Call of Duty. (YouTube/ Call of Duty)
Baca 10 detik

Mantan animator Infinity Ward ungkap tekanan Activision buat konten sensitif Iran-Israel.

Developer Call of Duty menolak ide tersebut karena dianggap terlalu mengeksploitasi perang.

Tim ingin pemain merasakan kengerian perang, bukan sekadar menikmati kekerasan visual.

Reaksi inilah yang dianggap tim developer sebagai sebuah keberhasilan dalam menyampaikan pesan anti-perang mereka.

Kisah ini membuka tabir tentang tarik-ulur antara visi kreatif pengembang game dan agenda komersial publisher.

Sementara Activision mungkin melihat potensi plot yang laris, Infinity Ward justru ingin mempertahankan integritas artistik mereka untuk menyampaikan pesan lebih bermakna.

Load More