- Penjualan lemari es PT Sharp Electronics Indonesia meningkat signifikan sebesar 50% selama Ramadan 2026 di Jakarta.
- Sharp menyelenggarakan program rutin tahunan "Sharp Bersedekah 2026 #KebaikanBerantai" yang fokus pada aspek ESG.
- Program tersebut melibatkan publik dalam memilih sepuluh panti asuhan penerima bantuan berupa mesin cuci dan edukasi lingkungan.
Suara.com - PT Sharp Electronics Indonesia berhasil memanfaatkan ramadan dengan meningkatkan penjualan.
Mengingat saat ramadan masyarakat Indonesia yang lebih konsumtif dan meningkat signifikan, Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, mengaku hal ini berdampak pada penjualan lemari es.
"Paling laku kulkas, dibanding hari-hari normal penjualan kulkas di ramadan naik 50 persen," ujarnya saat menggelar Sharp Bersedekah 2026 #KebaikanBerantai di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Dia mengungkapkan bahwa tidak ada jenis tertentu tapi semua model diakuinya laku keras, mulai dari satu pintu, dua pintu, side-by-side, semuanya mengalami peningkatan penjualan.
"Bahkan, produk kita sampai habis," imbuh Andry.
Dia menjabarkan, penjualan di bulan Februari 2026 tercatat 150 ribu unit kulkas. Sedangkan bulan Januari, mencapai 148 ribu unit.
"Bulan ini (Maret 2026) hari kerjanya pendek, mungkin penjualan cuma 120 ribu unit. Itu pun kami tidak bisa mencukupi suplai," terangnya.
Tidak hanya lemari es, peningkatan penjualan juga terjadi di ramadan ini juga pada mesin cuci, TV, dan AC.
"Produk AC akan tinggi lagi nanti saat musim panas," kata dia.
Baca Juga: Xiaomi Rilis Kulkas Pintar Mijia 635L di Indonesia, Harga Mulai Rp7 Jutaan
Sharp Bersedekah
Tidak hanya itu, momen ramadan juga dijadikan Sharp untuk menjalankan program rutin tahunannya yakni Sharp Bersedekah 2026 #KebaikanBerantai, sebuah gerakan kolaboratif yang mengintegrasikan nilai ESG (Environmental, Social, Governance) ke dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Memasuki tahun ke-56 kiprahnya di Indonesia, Sharp memaknai perjalanan panjangnya bukan hanya melalui inovasi teknologi, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan.
Sharp Bersedekah, yang telah dijalankan secara konsisten sejak 2009 setiap Ramadan, tahun ini hadir dengan pendekatan baru yakni mengajak masyarakat menjadi bagian dari solusi.
Hal ini selaras dengan slogan terbaru Sharp, “In Step With Your Future”, sebuah filosofi yang menegaskan bahwa Sharp tidak hanya menghadirkan teknologi untuk kebutuhan hari ini, tetapi juga melangkah bersama masyarakat menuju masa depan dengan ketulusan, kepedulian, serta komitmen yang berkelanjutan.
Melalui kampanye digital di Instagram dan TikTok, Sharp mengundang publik di seluruh Indonesia untuk merekomendasikan panti asuhan di sekitar tempat tinggal mereka yang membutuhkan dukungan.
Berita Terkait
-
Sharp Ekspansi Mesin RVM di Plaza Indonesia, Sulap Botol Plastik Jadi Poin Belanja
-
Sharp Bawa Hello Kitty dan Kuromi ke Empat Kota! Intip Kemeriahan Roadshow Teknologi Ala Jepang
-
Aquos Sense 10 Siap Masuk ke Indonesia, Harga Sharp Aquos Sense 9 Turun Rp 1,7 Juta
-
25 Tahun Teknologi Plasmacluster Sharp dari Laboratorium Osaka ke Rumah Jutaan Keluarga
-
6 HP Mirip Sharp Aquos Sense 10 yang Tahan Banting dengan Spek Dewa
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga