- Penjualan lemari es PT Sharp Electronics Indonesia meningkat signifikan sebesar 50% selama Ramadan 2026 di Jakarta.
- Sharp menyelenggarakan program rutin tahunan "Sharp Bersedekah 2026 #KebaikanBerantai" yang fokus pada aspek ESG.
- Program tersebut melibatkan publik dalam memilih sepuluh panti asuhan penerima bantuan berupa mesin cuci dan edukasi lingkungan.
Dari proses kurasi yang transparan dan terverifikasi, sepuluh panti asuhan terpilih akan menerima bantuan dengan mengajal 100 anak panti asuhan untuk belajar mengenai pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati dengan cara yang menyenangkan.
Anak-anak diajak mengikuti tur kebun binatang, mini scavenger hunt, diskusi ringan tentang pelestarian satwa, hingga aktivitas kreatif berbasis pengelolaan limbah organik. Sharp ingin menanamkan nilai keberlanjutan sejak dini, bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Andry menegaskan bahwa Sharp Bersedekah merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.
“Selama 56 tahun Sharp hadir di Indonesia, kami percaya pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan kontribusi sosial. Sharp bersedekah bukan sekadar kegiatan filantropi, tetapi refleksi komitmen kami terhadap nilai keberlanjutan. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Sharp memberi dampak positif yang nyata bagi masyarakat,” ujar Andry.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan konsumen dalam proses rekomendasi panti asuhan memperkuat aspek tata kelola (governance) yang inklusif dan transparan.
“Kami melibatkan publik agar program ini benar-benar tepat sasaran dan menjadi gerakan bersama, bukan hanya inisiatif perusahaan,” lanjutnya.
Dari perspektif komunikasi dan reputasi perusahaan, Sharp Bersedekah juga menjadi bagian dari penguatan nilai sosial perusahaan di mata pemangku kepentingan.
Pandu Setio, PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa kampanye ini dirancang sebagai jembatan antara teknologi, empati, dan partisipasi publik.
“Melalui #KebaikanBerantai, kami ingin mengubah interaksi digital menjadi dampak sosial yang nyata. Media sosial tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga ruang kolaborasi untuk menyebarkan kepedulian. Ini adalah bentuk komitmen ESG kami yang terintegrasi, di mana nilai sosial dan lingkungan menjadi bagian dari narasi merek Sharp,” ujar Pandu.
Baca Juga: Xiaomi Rilis Kulkas Pintar Mijia 635L di Indonesia, Harga Mulai Rp7 Jutaan
Sharp memandang bahwa keberlanjutan bukan hanya soal efisiensi energi atau inovasi produk ramah lingkungan, tetapi juga tentang membangun generasi masa depan yang memiliki kepedulian sosial dan kesadaran lingkungan.
Dengan menggabungkan edukasi, donasi, dan partisipasi publik, Sharp Bersedekah 2026 menjadi contoh bagaimana perusahaan dapat menghadirkan dampak sosial yang terukur sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang dengan masyarakat.
Kesepuluh panti asuhan terpilih akan mendapatkan paket bahan pokok dan juga 1 unit mesin cuci. Puremagic series ES-T79SJ dengan fitur Hijab Mode. Mesin cuci dua tabung ES-T79SJ hadir dengan kapasitas 7 kg yang ideal untuk kebutuhan keluarga maupun komunitas seperti panti asuhan.
Fitur unggulannya, Hijab Mode, dirancang khusus untuk mencuci pakaian berbahan lembut seperti kerudung dan busana muslim agar tetap terjaga serat kainnya tanpa risiko melar atau rusak akibat gesekan berlebih.
Selain Hijab Mode, teknologi Silvermagic Protection dengan lapisan ion perak (Ag+) pada pulsator membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur di dalam tabung, sehingga pakaian tetap higienis dan terhindar dari bau apek.
Fitur Soak Magic turut mempermudah proses pencucian dengan sistem perendaman otomatis yang efektif melunakkan kotoran membandel tanpa perlu mengucek manual, sementara Transparent Lid memungkinkan pengguna memantau proses pencucian dengan mudah.
Dalam konteks Sharp Bersedekah 2026, donasi mesin cuci ini menjadi solusi berkelanjutan bagi pengurus panti dalam menjaga kebersihan pakaian anak-anak setiap hari.
Kapasitas yang memadai, teknologi higienis, serta proses pencucian yang lebih ringan membantu mengurangi beban operasional sekaligus memastikan anak-anak mengenakan pakaian yang bersih, sehat, dan nyaman.
Melalui #KebaikanBerantai, Sharp mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk percaya bahwa setiap kebaikan sekecil apa pun dapat menciptakan dampak berkelanjutan jika dilakukan bersama - sama. Sebab bagi Sharp, keberlanjutan bukan hanya strategi, tetapi juga tanggung jawab.
Selama bulan suci Ramadan, Sharp Indonesia pun menghadirkan program cuci AC gratis untuk masjid di wilayah Jabodetabek dan pulau Jawa sebagai bentuk kepedulian dalam menciptakan lingkungan ibadah yang lebih bersih dan nyaman bagi para jamaah.
Pengurus masjid dapat melakukan registrasi dengan memindai QR Code yang tertera pada materi promosi (POSM), dan tim servis Sharp Indonesia akan mengunjungi lokasi dalam waktu 1–2 hari setelah pendaftaran diterima.
“Program ini berlaku selama bulan Ramadan, dengan periode pendaftaran terakhir pada tanggal 13 Maret 2026, tutup Andry.
Berita Terkait
-
Sharp Ekspansi Mesin RVM di Plaza Indonesia, Sulap Botol Plastik Jadi Poin Belanja
-
Sharp Bawa Hello Kitty dan Kuromi ke Empat Kota! Intip Kemeriahan Roadshow Teknologi Ala Jepang
-
Aquos Sense 10 Siap Masuk ke Indonesia, Harga Sharp Aquos Sense 9 Turun Rp 1,7 Juta
-
25 Tahun Teknologi Plasmacluster Sharp dari Laboratorium Osaka ke Rumah Jutaan Keluarga
-
6 HP Mirip Sharp Aquos Sense 10 yang Tahan Banting dengan Spek Dewa
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga