Suara.com - Jika kamu tertarik dengan alat pelacakan kesehatan atau senang menjelajahi gadget baru, kemungkinan besar kamu telah melihat smart ring dan smartband yang sedang tren di mana-mana.
Tapi muncul pertanyaan, mana yang sebaiknya pilihan terbaik di antara keduanya? Kedua alat pelacak kesehatan ini mampu melacak detak jantung, tidur, dan aktivitas, namun keduanya terasa sangat berbeda dari segi tampilan dan cara kerjanya.
Baik smart ring maupun smartband dirancang untuk memantau hal-hal serupa seperti tidur, langkah kaki, kalori, detak jantung, dan aktivitas. Namun, keunggulan keduanya berbeda.
Smart Ring
smart ring bisa dibilang sebagai "rajanya" dalam pelacakan tidur dan pemulihan. smart ring ini dapat memantau tahapan tidur, kadar oksigen, dan bahkan suhu tubuh melalui jari. Karena letaknya lebih dekat dengan denyut nadi, pembacaannya seringkali sangat akurat.
Desain smart ring
Smart ring memiliki desain yang ramping, bergaya, dan tidak mencolok. Penampilannya seperti perhiasan biasa, artinya kamu dapat memakainya sepanjang hari tanpa merasa seperti membawa gadget.
Ukurannya yang ringkas membuatnya sangat nyaman, bahkan saat tidur. Karena dikenakan di jari, cincin ini dapat mengambil pembacaan di dekat arteri yang membantu menangkap data yang lebih akurat.
Cara Kerja Smart Ring
Smart ring menggunakan sensor bawaan seperti monitor detak jantung optik dan akselerometer. Beberapa bahkan menyertakan sensor suhu kulit atau giroskop kecil.
Baca Juga: 4 Smartwatch yang Ada Pengingat Salatnya, Harga Terjangkau Mulai Rp200 Ribuan
Sensor-sensor ini mengumpulkan data secara terus menerus, melacak metrik kesehatan vital seperti detak jantung, pola tidur, langkah kaki, dan tingkat stres.
Alat ini mengumpulkan data sepanjang hari dan malam, lalu menyinkronkannya dengan aplikasi di ponsel. Alat ini dirancang agar nyaman dipakai, seringkali beratnya kurang dari 5 gram membuatnya ideal untuk dipakai sepanjang hari.
Smartband
Smartband unggul dalam pelacakan olahraga dan aktivitas. Ada juga yang dilengkapi GPS sehingga sangat cocok untuk lari atau bersepeda.
Smartband juga dapat mendeteksi olahraga secara otomatis dan memberikan umpan balik secara real-time tentang kecepatan, detak jantung, atau kalori yang terbakar.
Desain Smartband
smartband berukuran lebih besar dan dikenakan di pergelangan tangan. Gelang ini dilengkapi layar yang menampilkan pembaruan aktivitas secara real-time.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim