- Klik menu atau foto profil
- Masuk ke Pengaturan
- Pilih Privasi
- Matikan “Tanda terima baca”
Begitu dimatikan, efeknya langsung terasa. Orang lain tidak akan tahu kapan kamu membaca pesan mereka. Tapi sebaliknya, kamu juga tidak bisa melihat apakah pesanmu sudah dibaca atau belum.
Cara baca pesan tanpa ketahuan (sementara)
Kalau kamu tidak ingin mematikan fitur ini secara permanen, ada beberapa trik yang sering dipakai.
1. Baca pesan lewat notifikasi (tanpa buka chat)
Aktifkan mode pesawat, buka WhatsApp, baca pesan, lalu tutup aplikasi sebelum internet dinyalakan lagi
Tapi perlu diingat, trik seperti ini tidak selalu berhasil, apalagi setelah WhatsApp sering update sistemnya.
2. Apa konsekuensi mematikan centang biru?
Sebelum kamu memutuskan untuk menonaktifkannya, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
- Kamu jadi lebih privasi karena orang lain tidak tahu kamu sudah membaca pesan.
- Tapi kamu juga kehilangan informasi apakah pesanmu sudah dibaca.
- Di grup, fitur ini tetap berjalan seperti biasa.
- Pesan suara kadang tetap menunjukkan status sudah diputar.
3. Catatan untuk pengguna WhatsApp Business
Kalau kamu menggunakan WhatsApp untuk bisnis, terutama lewat layanan tambahan seperti platform API, sistem laporan pesan bisa sedikit berbeda.
Baca Juga: Bagaimana Etika Membalas Ucapan Lebaran di Grup WhatsApp agar Tetap Terlihat Akrab tapi Sopan?
Beberapa Hal yang Perlu Diketahui
- Status pesan (terkirim, diterima, dibaca) bisa dipantau lewat dashboard.
- Tampilan status tidak selalu sama seperti di aplikasi biasa.
- Beberapa pengaturan bisa diatur sesuai kebutuhan sistem otomatisasi.
- Jadi, kalau kamu pakai WhatsApp untuk komunikasi bisnis, sebaiknya cek lagi pengaturannya supaya. tetap sesuai dengan kebutuhan dan aturan privasi.
Itulah beberapa cara mematikan tanda centang biru di WhatsApp yang bisa dilakukan.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Heboh Gawang Persebaya Dicuri, Dipatahkan Jadi 16 Potong, Dua Pria Kini Berakhir Apes
-
Review Hanasui Power Bright Expert Serum, Beneran Bikin Cerah Cuma dalam 7 Hari?
-
Kuba 'Kiamat Kecil' Gara-gara Mati Listrik, Negara Lumpuh Total di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
-
Zulhas Ultimatum Appi Soal PSEL: Dua Pekan Harus Beres, Kalau Tidak Diambil Alih Gubernur
-
TNI AD Didorong Terus Berbenah Ikuti Perkembangan Zaman
-
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
-
Kinerja Jeblok, Saham BRMS Masih Layak Dikoleksi?
-
Misteri "Mr. S": Buku Bergambar Paling Kocak yang Wajib Dibaca Anak Sebelum Masuk Sekolah
-
Mobil Listrik BYD Atto 1 vs Wuling Aira EV: Adu Harga, Fitur, dan Skema Kredit
-
Belum Juga Berunding, Donald Trump Ancam Iran dengan Pemenggalan