- Google sedang mengembangkan fitur baru di Gemini untuk membuat avatar 3D realistis dari diri pengguna.
- Pengembangan ini melanjutkan teknologi Likeness sebelumnya, kini memakai istilah "Avatar" dalam pembaruan aplikasi.
- Avatar 3D dibuat dengan memindai wajah melalui kamera ponsel, berpotensi terintegrasi dengan konten berbasis AI Gemini.
Suara.com - Google dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru di Gemini yang memungkinkan pengguna membuat “kloning” diri dalam bentuk avatar 3D realistis.
Fitur ini merupakan pengembangan dari teknologi bernama Likeness yang sebelumnya diperkenalkan melalui Android XR.
Pengguna bisa membuat representasi digital wajah mereka yang tampak nyata untuk digunakan dalam panggilan video, tanpa perlu membuka headset.
Kini, Google tampaknya membawa konsep tersebut ke level berikutnya, sebagaimana melansir dari laman resmi Android Authority, Rabu (25/3/2026).
Dalam pembaruan aplikasi Google versi terbaru, ditemukan bahwa istilah “Likeness” mulai digantikan dengan “Avatar” di dalam Gemini.
Fitur ini memungkinkan pengguna memindai wajah menggunakan kamera ponsel untuk membuat model 3D yang menyerupai diri mereka.
Prosesnya pun dibuat sederhana. Pengguna hanya perlu merekam video wajah, lalu sistem akan membangun avatar digital secara otomatis.
“Pengguna akan diminta menggunakan kamera ponsel untuk memindai wajah, mirip seperti proses pada Likeness sebelumnya,” demikian gambaran fitur yang ditemukan dalam pembaruan aplikasi.
Menariknya, pembuatan avatar ini tidak hanya terbatas di ponsel. Sistemnya berbasis web, sehingga besar kemungkinan fitur ini juga bisa digunakan lewat komputer atau laptop.
Baca Juga: Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA
Ke depan, avatar ini akan terintegrasi langsung dengan Gemini. Artinya, pengguna bisa memasukkan versi digital dirinya ke dalam berbagai konten berbasis AI, mulai dari video, presentasi, hingga interaksi virtual.
Meski masih dalam tahap pengembangan dan terus mengalami perubahan, fitur ini menunjukkan arah baru teknologi AI yang semakin personal dan interaktif.
Berita Terkait
-
Kaspersky Bongkar Modus Phishing Google Tasks 2026: Pakai Notifikasi Resmi, Curi Akun Perusahaan
-
TKDN Produk AS Dihapus: Menanti Google Pixel dan Turunnya Harga iPhone di Indonesia
-
Google dan Komdigi Gaspol Kembangkan Startup AI Indonesia, 63 Perusahaan Dapat Akses Google Cloud
-
Mengapa YouTube Eror Hari Ini? Google Buka Suara, Sedang Lakukan Perbaikan
-
Apa Perbedaan Google TV dan Smart TV? Ini 3 Rekomendasi yang Lebih Canggih
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar