- Peneliti Kaspersky mengungkap kampanye phishing Februari 2026 memakai notifikasi resmi Google Tasks untuk mencuri kredensial.
- Korban diarahkan ke halaman "verifikasi karyawan" palsu setelah mengklik tautan yang menyamar sebagai tugas baru.
- Modus ini berbahaya karena memanfaatkan domain @google.com, melewati filter keamanan dan mengeksploitasi kepercayaan pengguna.
Suara.com - Peneliti dari Kaspersky mengungkap kampanye phishing terbaru yang memanfaatkan notifikasi resmi Google Tasks untuk mencuri kredensial login perusahaan.
Modus ini terbilang berbahaya karena memanfaatkan domain email @google.com dan sistem notifikasi sah milik Google.
Alhasil, email berbahaya tersebut mampu melewati banyak filter keamanan tradisional dan tampil seolah-olah sebagai komunikasi internal yang valid.
Notifikasi “Anda Memiliki Tugas Baru” Jadi Umpan
Dalam kampanye yang terdeteksi pada Februari 2026 ini, korban menerima email dengan subjek “Anda memiliki tugas baru”.
Notifikasi terlihat sepenuhnya autentik, lengkap dengan format khas Google.
Pesan tersebut menciptakan kesan bahwa perusahaan telah mengadopsi sistem manajemen tugas berbasis Google.
Untuk memperkuat tekanan psikologis, penyerang menyematkan elemen urgensi seperti tanda prioritas tinggi dan tenggat waktu ketat.
Skema ini dirancang untuk membuat korban bertindak cepat tanpa sempat memverifikasi keaslian pesan.
Baca Juga: Serangan Email Berbahaya di Tahun 2025 Naik 15 Persen
Dialihkan ke Halaman “Verifikasi Karyawan” Palsu
Ketika tautan dalam notifikasi diklik, korban diarahkan ke halaman palsu yang menyamar sebagai formulir “employee verification” atau verifikasi karyawan.
Di halaman tersebut, karyawan diminta memasukkan kredensial perusahaan dengan alasan untuk mengonfirmasi status internal mereka. Padahal, data login yang dimasukkan langsung jatuh ke tangan pelaku.
Kredensial yang dicuri ini dapat dimanfaatkan untuk akses ilegal ke sistem internal perusahaan, pencurian data sensitif, serangan lanjutan seperti Business Email Compromise (BEC), dan penyebaran malware ke jaringan korporat.
Roman Dedenok, Pakar Anti-Spam di Kaspersky, menegaskan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari tren yang terus berkembang.
“Ekosistem layanan Google yang luas dieksploitasi oleh penipu. Skema dengan Google Tasks adalah bagian dari tren lebih luas yang diamati sebelumnya dan berlanjut hingga tahun 2026, di mana pelaku kejahatan siber menyalahgunakan platform sah untuk menyebarkan penipuan dan phishing,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Phishing HRD Canggih Mengintai : Email Dipersonalisasi, Data Perusahaan Terancam!
-
16 Miliar Data Bocor Begini Kata Pakar Keamanan Siber
-
Cara Kerja Penjahat Siber Mengeksploitasi Tren Gen Z, Mulai Dari FOMO hingga Fast Fashion
-
89 Akun Pengguna Disney+ di Indonesia Jadi Target Penjahat Siber
-
2025: Era Baru Ransomware, Hacker Incar IoT dan Perangkat Pintar
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Soroti Eksekusi Lahan Sawit di Batanghari, Mantan Ketua KY: Tak Ada Hak Pengadilan!
-
6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
-
Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang
-
Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru
-
PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun
-
5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan
-
Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot
-
30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital
-
Sepotong Rendang Pelepas Rindu
-
Lagi Capek-capeknya Hidup? Lagu 'Bersenja Gurau' Raim Laode Ini Wajib Kamu Dengar