- Garmin resmi meluncurkan integrasi aplikasi WhatsApp yang memungkinkan pengguna membaca dan membalas pesan dari smartwatch.
- Fitur baru ini kompatibel dengan seri populer seperti Fenix, Forerunner, Venu, dan Vivoactive, tersedia gratis di Connect IQ Store.
- Integrasi ini mendukung fitur membalas, mengirim emoji, dan menolak panggilan WhatsApp dengan tetap menjaga enkripsi end-to-end.
Suara.com - Garmin resmi menghadirkan aplikasi WhatsApp di sejumlah lini smartwatch mereka. Inovasi ini memungkinkan pengguna membaca hingga membalas pesan langsung dari pergelangan tangan, tanpa perlu mengeluarkan smartphone.
Aplikasi ini tersedia gratis melalui Connect IQ Store dan kompatibel dengan berbagai seri populer seperti Garmin Fenix, Garmin Forerunner, Garmin Venu, hingga Garmin Vivoactive.
Menurut Chandrawidhi Desideriani, kehadiran WhatsApp di smartwatch menjadi langkah besar dalam meningkatkan kenyamanan pengguna.
“Dengan menghadirkan salah satu aplikasi pesan paling populer di dunia ke smartwatch Garmin, kami memberikan cara yang lebih praktis bagi pengguna untuk tetap terhubung, baik saat berlatih, menjelajah, maupun ketika sedang beraktivitas,” ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (25/3/206).
Bisa Balas Chat, Kirim Emoji, hingga Tolak Panggilan
Lewat integrasi ini, pengguna kini bisa melakukan berbagai aktivitas komunikasi langsung dari smartwatch. Mulai dari membaca pesan terbaru, melihat riwayat hingga 10 chat terakhir, hingga membalas pesan menggunakan keyboard bawaan.
Tak hanya itu, fitur terbaru juga memungkinkan pengguna mengirim emoji dan memberikan reaksi pesan (message reactions) dengan cepat, mirip seperti pengalaman di smartphone.
Pengguna juga akan menerima notifikasi panggilan WhatsApp secara real-time dan dapat langsung menolaknya dari jam tangan tanpa harus membuka ponsel.
Tetap Aman dengan Enkripsi End-to-End
Baca Juga: 5 Cara Jaga Silaturahmi Setelah Lebaran via WhatsApp: Tips Praktis Biar Tetap Dekat Meski Jauh
Garmin memastikan keamanan tetap menjadi prioritas. Seluruh pesan dan panggilan di WhatsApp tetap dilindungi dengan sistem enkripsi end-to-end.
Nikhil Joshi, Direktur Manajemen Produk di Meta menegaskan pentingnya ekspansi ini.
“WhatsApp membantu orang tetap terhubung di platform mana pun. Kami bangga menghadirkan WhatsApp ke smartwatch Garmin, sehingga lebih banyak orang dapat menjaga percakapan pribadi mereka langsung dari pergelangan tangan,” katanya.
Sangat Relevan untuk Pengguna di Indonesia
Kehadiran fitur ini dinilai sangat relevan, terutama di Indonesia yang menjadi salah satu pasar terbesar WhatsApp. Dengan jutaan pengguna aktif dan tingginya intensitas penggunaan media sosial, kebutuhan komunikasi cepat dan praktis semakin meningkat.
Data terbaru menunjukkan masyarakat Indonesia menghabiskan lebih dari tiga jam per hari di media sosial, dengan WhatsApp sebagai aplikasi yang paling sering digunakan.
Dari Jam Olahraga ke Smartwatch Serba Bisa
Masuknya WhatsApp juga menjadi tonggak penting bagi Garmin dalam mengembangkan ekosistem smartwatch mereka. Kini, perangkat Garmin tidak hanya berfungsi sebagai alat kebugaran, tetapi juga sebagai perangkat pintar yang menunjang komunikasi sehari-hari.
Menariknya, WhatsApp menjadi aplikasi chatting pihak ketiga pertama yang hadir di smartwatch Garmin, dimungkinkan melalui program pengembang Garmin yang membuka integrasi bagi berbagai layanan digital.
Berita Terkait
-
4 Cara Mengatasi Memori HP Penuh Akibat Kiriman Video WhatsApp saat Lebaran
-
Xiaomi Watch S5 Siap Meluncur, Smartwatch Mewah dengan eSIM dan Baterai Awet
-
Oppo Watch X3 Segera Debut, Usung Bodi Titanium Premium
-
Garmin Luncurkan Sonar 360 Derajat, Pemancing Kini Bisa Lacak Ikan Lebih Akurat
-
WhatsApp Luncurkan Akun Anak dengan Kontrol Orang Tua, Khusus Usia 1012 Tahun
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?