Dari situlah, kamu bisa dengan mudah melacak lokasi ponsel. Di sisi lain, bila kamu merasa ponsel sudah jatuh ke tangan yang salah, maka kamu bisa menghapus datanya dari jarak jauh.
3. Penjelajahan Aman
Dengan mengaktifkan mode “Penjelajahan Aman”, maka pengguna Google Chrome akan diberi peringatan secara otomatis oleh sostem sebelum memasuki situs yang mencurigakan.
Selain itu, kamu bisa mengandalkan fitur pemantauan ancaman yang canggih untuk memindai terlebih dahulu demi mencegah kamu jadi korban penipuan digital.
Seperti halnya fitur “Temukan perangkat saya”, fitur satu ini biasanya akan diaktifkan secara default. Maka pastikan kamu sudah memperbarui Android dan Chrome ke versi terbaru.
4. Backup Data
Agar data di ponsel tetap aman dan tersimpan, maka sebaiknya kamu selalu membuat cadangan atau backup atas data-data kamu.
Jadi, saat perangkat Android hilang atau dicuri ataupun rusak, maka kamu masih mempunyai salinan file penting yang bisa dipulihkan kembali.
Pengguna dapar mengandalkan layanan penyimpanan cloud seperti Google Drive, OneDrive, dan lain sebagainya.
Baca Juga: 3 HP Murah Rp1 Jutaan Memori 256 GB untuk Multitasking Lancar Tanpa Lemot
Kamu pun dapat membuat kebiasaan menyimpan file di cloud lalu menghapusnya dari penyimpanan di perangkat.
5. Autentikasi multi-faktor
Terakhir namun taj kalah penting, kamu wajib mengaktifkan autentikasi multi-faktor.
Selain mengakses perangkat dan aplikasi hanya dengan kode sandi, autentikasi multi-faktor juga memungkinkan pengguna memberikan serangkaian identifikasi lain seperti kode SMS, sidik jari, maupun pemindaian pengenalan wajah.
Meskipun hal ini menambah satu langkah lagi dalam proses masuk ke ponsel, namun dengan mengaktifkan fitur ini membuat upaya peretasan akun jadu jauh lebih sulit.
Fitur keamanan pada ponsel Android tersebut bisa ditemukan di opsi "Masuk & keamanan" pada pengaturan sistem ponsel.
Demikian tadi beberapa fitur keamanan HP yang wajib diaktifkan. Semoga membantu!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut