- PB ESI matangkan persiapan timnas untuk berlaga di ajang ENC 2026.
- Indonesia siap bertanding di 16 judul gim pada turnamen tingkat global tersebut.
- Seleksi pemain dilakukan ketat dengan pendekatan holistik dan metode sport science.
Suara.com - Persiapan menghadapi kompetisi global Esports Nations Cup atau ENC 2026 kini mulai dikebut secara masif oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI).
Seperti disampaikan dalam Esports Foundation Online Media Rumble Indonesia pada Kamis, 9 Apri 2026, PB ESI tengah bersap menyongsong ENC 2026.
Sebagai turnamen multi-title berbasis tim nasional yang akan diselenggarakan setiap dua tahun sekali, ajang ini menuntut kesiapan strategis tingkat tinggi.
Berbeda dengan kompetisi yang sudah ada sebelumnya, ajang ini menitikberatkan pada representasi negara, di mana para atlet tidak lagi sekadar membawa nama organisasi atau klub, melainkan bertarung membawa kebanggaan Merah Putih di panggung internasional.
Format baru yang diperkenalkan dalam kompetisi ini digadang-gadang akan menjadi momen penentu arah industri esports global.
Peralihan dari format antarklub menjadi antarnegara diyakini mampu menciptakan keterikatan emosional yang lebih kuat dengan para penggemar, sekaligus mendongkrak rasa nasionalisme.
“ENC menghadirkan dimensi baru dalam esports—pemain tidak hanya bertanding untuk klub, tetapi juga untuk negara mereka,” tegas Hans Jagnow, Director, Club, National Team & Player Relations, Esports Foundation.
Kemitraan Strategis dan Potensi Ekosistem Indonesia
Dalam menyukseskan gelaran raksasa yang akan melibatkan lebih dari 100 negara dan 3.000 delegasi ini, sistem kompetisi dibangun melalui program National Team Partner (NTP).
Baca Juga: RRQ dan ONIC Terpilih Masuk Jajaran 40 Klub Esports Elit Dunia, Terima Suntikan Dana Segar
PB ESI secara resmi telah terpilih sebagai mitra utama untuk Indonesia karena dinilai memenuhi seluruh kriteria ketat, mulai dari pemahaman ekosistem lokal, kesiapan operasional lintas game, koneksi kuat dengan komunitas, hingga kemampuan storytelling dan pemasaran.
Peluang ini menjadi momentum emas mengingat Indonesia memiliki basis massa yang luar biasa. Tercatat ada sekitar 192 juta pemain game di Indonesia, yang merepresentasikan sekitar 60 persen dari total populasi.
Dari jumlah tersebut, 96 persen di antaranya adalah pemain di perangkat mobile. Oleh karena itu, game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire akan menjadi kekuatan utama.
Menariknya, Indonesia juga berkomitmen untuk berpartisipasi di seluruh dari 16 judul game yang dipertandingkan, yang turut membuka jalan bagi pengembangan ekosistem esports PC dan konsol di Tanah Air.
“Indonesia akan memanfaatkan ENC untuk memperluas eksposur talenta di berbagai game di tingkat internasional,” ujar Eddy Lim, Head of International Affairs, PB ESI.
Pendekatan Holistik dalam Menyeleksi Tim Nasional
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
23 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Kejutan Spesial EA dan Persiapan Event Baru
-
Tips Memilih Power Bank yang Aman Dibawa Naik Pesawat, Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
24 Kode Redeem FF 14 April 2026, Siap-siap Mystery Shop Kolab Gintama Segera Rilis di Server Indo
-
Bocoran Harga Redmi K90 Max, HP Gaming dengan Dimensity 9500 dan RAM 16 GB
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Bocor, Usung Layar OLED 185Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
IGRS Kembali Trending, Spoiler Penting Game James Bond 007 First Light Bocor
-
Oppo F33 Pro 5G Muncul di Google Play Console, Bawa RAM 8GB dan Baterai 7000mAh Jelang Rilis
-
5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
-
Andalkan Data Biometrik untuk Tingkatkan Performa, Garmin Ubah Cara Atlet Hybrid Race
-
Kurangi Ketergantungan Snapdragon, Samsung Tambah Porsi Exynos di Galaxy S27