- Cadence berkolaborasi dengan Google Cloud untuk meluncurkan platform desain chip berbasis kecerdasan buatan bernama ChipStack AI Super Agent.
- Teknologi ini mengintegrasikan model Gemini milik Google dengan mesin EDA Cadence untuk mempercepat proses pengembangan semikonduktor secara mandiri.
- Platform tersebut kini tersedia di Google Cloud Marketplace untuk meningkatkan produktivitas engineer hingga sepuluh kali lipat lebih cepat.
Suara.com - Cadence resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Google Cloud untuk menghadirkan teknologi desain chip berbasis kecerdasan buatan (AI) yang lebih cepat dan otomatis.
Kerja sama ini memanfaatkan model AI Gemini milik Google untuk memperkuat platform terbaru Cadence bernama ChipStack AI Super Agent.
Kolaborasi tersebut disebut menjadi langkah penting dalam pengembangan desain chip generasi baru berbasis AI agentic, yakni sistem AI yang mampu bekerja lebih mandiri dalam membantu proses desain dan verifikasi semikonduktor.
Cadence menjelaskan, ChipStack AI Super Agent dirancang untuk meningkatkan produktivitas para engineer hingga 10 kali lebih cepat dalam berbagai proses pengembangan chip, mulai dari desain digital, pengujian, verifikasi, hingga proses debug otomatis.
Wakil Presiden Senior sekaligus General Manager Cadence, Paul Cunningham, mengatakan integrasi teknologi Gemini dengan platform Cadence akan membawa perubahan besar di industri semikonduktor.
“Kolaborasi kami dengan Google Cloud merupakan langkah maju yang besar dalam memperluas otomatisasi desain berbasis AI,” ujar Paul Cunningham, dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, teknologi tersebut menggabungkan kemampuan penalaran AI dari large language model (LLM) Gemini dengan mesin Electronic Design Automation (EDA) milik Cadence untuk meningkatkan kualitas desain chip sekaligus mempercepat proses pengerjaan.
“Kami memajukan generasi berikutnya dari desain agentic dengan menggabungkan kekuatan AI Gemini dan teknologi EDA Cadence untuk menghadirkan terobosan produktivitas bagi pelanggan,” katanya.
Salah satu teknologi utama yang dibawa platform ini adalah Mental Model, sistem yang memungkinkan AI memahami dan menjalankan proses desain chip secara lebih cerdas dan akurat.
Baca Juga: Acer Predator Helios Neo 16S AI Diperkenalkan, Laptop Gaming Tipis RTX 5060 untuk Gamer dan Kreator
Teknologi ini membantu menghasilkan desain dengan kualitas lebih tinggi sekaligus mengurangi waktu pengembangan produk.
Tak hanya mengandalkan AI, kerja sama ini juga memanfaatkan infrastruktur cloud milik Google Cloud yang diklaim aman dan fleksibel. Dengan dukungan komputasi cloud tersebut, proses desain dan verifikasi chip berbasis AI dapat dijalankan lebih cepat dan efisien.
Cadence menyebut platform ChipStack AI Super Agent kini sudah tersedia di Google Cloud Marketplace dan dapat langsung digunakan perusahaan semikonduktor untuk mempercepat pengembangan chip generasi terbaru.
Kolaborasi antara Cadence dan Google Cloud ini diprediksi akan semakin mendorong penggunaan AI dalam industri teknologi, terutama untuk pengembangan chip yang menjadi otak utama berbagai perangkat modern seperti smartphone, AI server, mobil pintar, hingga robotika.
Tag
Berita Terkait
-
Kelangkaan Chip Bikin Harga Smartphone Naik, Motorola Ungkap Faktanya
-
7 HP Baterai Jumbo dengan Chip Kencang Terbaru: Harga Terjangkau, Cocok Buat Gaming
-
LG Siap Hadapi Gempuran Produk China, Fokus Inovasi Bukan Perang Harga
-
Wamen Komdigi Soroti Bahaya AI Deepfake, Minta Konten Diberi Watermark agar Tak Menyesatkan
-
Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits