- Nintendo menaikkan harga konsol Switch 2 di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, dan Jepang akibat perubahan kondisi pasar global.
- Kenaikan harga tersebut mulai diberlakukan secara bertahap di berbagai wilayah mulai tanggal 25 Mei hingga 1 September mendatang.
- Dampak kenaikan harga memicu prediksi penurunan angka penjualan unit Switch 2 menjadi 16,5 juta unit pada tahun depan.
Suara.com - Nintendo Switch 2 diluncurkan tahun lalu dengan harga 449,99 dolar AS atau sekitar Rp7,29 juta di AS, dan mulai 1 September harganya akan naik 50 dolar AS atau kisaran Rp868.872,5.
Dengan demikian, harganya menjadi 499,99 dolar AS atau senilai Rp8,69 juta. Perusahaan mengatakan mereka melakukan ini "mengingat perubahan kondisi pasar".
Switch 2 juga akan lebih mahal CAD 50 di Kanada dan 40 euro atau sama dengan Rp814.931,4 di Eropa. Di Jepang, kenaikan harga akan berlaku lebih cepat, yaitu pada 25 Mei.
Menariknya, Nintendo juga memperkirakan penurunan penjualan Switch 2 selama tahun depan, kemungkinan terkait dengan kenaikan harga.
Pada tahun fiskal penuh pertama sejak diluncurkan, Nintendo menjual 19,86 juta unit Switch 2, yang lebih banyak daripada yang berhasil dicapai oleh konsol aslinya pada tahun pertama (15,05 juta unit).
Pada tahun mendatang, Nintendo memperkirakan hanya akan menjual 16,5 juta unit Switch 2, sebagaimana melansir dari laman GSM Arena, Sabtu (9/5/2026).
Berita Terkait
-
Call of Duty Siap Meluncur di Nintendo Switch 2, Ini Bocoran Waktunya
-
Game Skyrim Hadir di Nintendo Switch 2, Lengkap dengan Cara Upgrade Gratis
-
Perkuat Tim Pengembangan, Nintendo Akuisisi Studio Bandai Namco di Singapura
-
Sony & Nintendo Rilis Cuplikan Perdana Film Live-Action Legend of Zelda
-
HyperOS 4 + Android 17: Xiaomi Siap Ubah Ponsel Jadi Konsol Game Generasi Baru
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya