- APJATEL meminta penghentian sementara relokasi jaringan non-PSN selama satu bulan guna menjaga stabilitas keuangan operator telekomunikasi nasional.
- Penyelenggara jaringan wajib menyelesaikan pekerjaan galian infrastruktur dengan cepat dan tepat demi meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.
- Pemerintah dan pelaku industri perlu melakukan kolaborasi serta harmonisasi regulasi agar investasi telekomunikasi tetap sehat dan berkelanjutan.
Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas akibat proyek penataan jaringan yang belum rampung.
Asosiasi mendesak seluruh anggotanya untuk menjadikan keselamatan publik sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan di lapangan.
Selain itu, APJATEL saat ini tengah melakukan pembahasan internal mengenai skema penataan jaringan telekomunikasi yang dinilai lebih ideal dan tidak mengganggu operasional operator sehari-hari.
Sekretaris Jenderal APJATEL, Zulfi Hadi, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku industri telekomunikasi.
“Penataan jaringan telekomunikasi membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan,” kata Zulfi Hadi.
Ia juga menyoroti pentingnya harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah agar tercipta iklim investasi telekomunikasi yang sehat, efisien, dan berkelanjutan.
APJATEL menyebut harmonisasi regulasi tersebut sejalan dengan amanat PP No. 46 Tahun 2021 dan Permendagri No. 7 Tahun 2024 terkait penataan infrastruktur telekomunikasi nasional.
Berita Terkait
-
BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Teknologi AI Kini Siap Menjangkau Seluruh Indonesia
-
Terpopuler: 7 HP Paling Murah untuk Idulfitri, Cara Atasi Sinyal Lemot saat Lebaran
-
Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya
-
XL PRIORITAS Bundling Xiaomi 17 Series, Internet Unlimited 1 Tahun Mulai Rp50 Ribu
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana