- Pengaturan resolusi kamera minimal 1080p menghasilkan kualitas video TikTok HD.
- Aktivasi fitur unggahan berkualitas tinggi menjadi kunci video TikTok HD.
- Stabilitas koneksi internet dan pencahayaan yang memadai saat proses pengunggahan sangat krusial.
Suara.com - Anda mungkin pernah merasa sudah merekam video dengan kualitas kamera HP yang sangat bagus, tapi setelah diunggah ke TikTok hasilnya malah buram, pecah, atau terlihat tidak HD.
Video TikTok yang pecah dan tidak HD ini tentu sangat menyebalkan, apalagi bagi Anda yang sedang membangun personal branding atau berjualan di TikTok Shop.
Kualitas visual yang jernih adalah kunci agar konten Anda betah ditonton lama-lama dan berpotensi masuk FYP (For Your Page).
Penyebab video buram biasanya karena proses kompresi otomatis dari TikTok atau pengaturan yang kurang tepat.
Namun dilansir dari laman resmi XL dan TikTok, Anda tak perlu panik dengan langsung mengganti HP baru.
Simak langkah-langkah jitu berikut ini agar video TikTok Anda selalu berkualitas HD dan bening.
1. Atur Resolusi dan Rasio Saat Merekam
Langkah pertama dimulai dari sebelum Anda menekan tombol record. Pastikan pengaturan kamera Anda sudah sesuai dengan standar TikTok.
Gunakan resolusi minimal 1080p. Jika smartphone Anda mendukung perekaman 4K, gunakan fitur tersebut untuk mendapatkan detail yang lebih tajam, meskipun nantinya akan dikompres ke 1080p oleh TikTok.
Baca Juga: Lip Balm Dipakai sebelum atau sesudah Lipstik? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Nyaman di Bibir
Pastikan pula rasio video adalah 9:16 (vertikal), karena ini rasio layar penuh yang paling optimal untuk TikTok.
2. Rahasia Pengaturan Ekspor di Aplikasi Edit (CapCut, VN, dll)
Banyak kreator mengedit video di aplikasi eksternal seperti CapCut atau VN.
Agar kualitasnya tidak anjlok saat dipindahkan ke TikTok, sehingga pilihlan resolusi 1080p ketika akan diekspor.
Jangan dipaksa ekspor ke 4K jika hanya untuk TikTok, karena kompresi paksa dari aplikasi justru bisa merusak kualitas.
Gunakan 30 FPS atau 60 FPS untuk pergerakan yang lebih mulus.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Bedak Padat Murah di Bawah 50 Ribu untuk Remaja, Wajah Fresh Anti Kilap
-
Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik
-
5 Rekomendasi Sleeping Mask Lokal, Bikin Wajah Jadi Glowing saat Bangun Tidur
-
Malaysia Gugat TikTok Karena Dinilai Gagal Kendalikan Penyebaran Konten Fitnah
-
9 Rekomendasi Sunscreen Serum untuk Anti Aging dan Mencerahkan Wajah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik