- Netflix memperkenalkan fitur video vertikal Klip di kawasan Asia Pasifik untuk meningkatkan pengalaman pengguna melalui perangkat seluler.
- Perusahaan meluncurkan Netflix Playground pada 20 Juni 2026 dengan koleksi permainan interaktif bagi anak dan keluarga.
- Netflix mengoptimalkan teknologi rekomendasi konten yang dipersonalisasi guna memberikan pengalaman menonton lebih relevan bagi setiap pengguna.
Karena itu, dia menjelaskan bahwa visi perusahaan untuk Netflix Games adalah memberikan nilai tambah bagi anggota Netflix, sehingga anggota tidak hanya dapat menonton cerita yang mereka sukai, tetapi juga menjadi bagian dari cerita tersebut melalui pengalaman bermain.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Netflix menghadirkan Netflix Playground, sebuah ruang interaktif yang berisi berbagai permainan khusus anak-anak dan keluarga.
Mulai 20 Juni 2026, Netflix Playground akan kedatangan koleksi game baru yang terinspirasi dari film animasi KPop Demon Hunters.
Koleksi tersebut menghadirkan enam mini game, termasuk Honmoon Beats, permainan musik yang mengajak pengguna mengikuti ritme lagu favorit, serta DJ Mixer yang memungkinkan pemain bereksperimen dengan berbagai efek dan tempo musik dari film tersebut.
Netflix menegaskan seluruh pengalaman bermain di Playground dapat diakses tanpa biaya tambahan, bebas iklan, dan tanpa transaksi dalam aplikasi.
Rekomendasi Tontonan Kini Semakin Cerdas dan Personal
Netflix juga terus mengembangkan teknologi rekomendasi berbasis minat pengguna melalui berbagai koleksi tematik yang dikurasi secara khusus.
Koleksi tersebut mencakup berbagai tema global maupun lokal, mulai dari perayaan budaya, astrologi, hingga minat spesifik pengguna.
Salah satu yang terbaru adalah halaman khusus bertajuk "Diadaptasi Dari Buku Favoritmu", yang membantu para pecinta buku menemukan film dan serial yang diangkat dari novel maupun karya sastra populer.
Baca Juga: 175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk
Senior Director Product Merchandising Asia Pacific Netflix, Eugenie Yeo, menjelaskan bahwa personalisasi menjadi faktor penting dalam membantu pengguna menemukan tontonan yang sesuai dengan preferensi mereka.
"Di balik semua itu, kami selalu memulai dari prinsip yang sama, yaitu bagaimana merepresentasikan setiap cerita secara autentik," ujar Eugenie Yeo dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, judul yang sama bisa diperkenalkan dengan cara yang berbeda sesuai dengan minat masing-masing anggota.
"Karena rekomendasi hanya akan efektif jika anggota merasa bahwa rekomendasi tersebut memang relevan untuk mereka," ucap dia.
Ia menambahkan bahwa kombinasi teknologi rekomendasi cerdas dan pemahaman mendalam terhadap preferensi pengguna memungkinkan Netflix menghadirkan pengalaman menjelajah konten yang lebih mudah dan menyenangkan.
"Peran kami adalah menggabungkan teknologi rekomendasi yang cerdas dengan pemahaman yang mendalam tentang apa yang penting bagi anggota, sehingga proses menemukan tontonan terasa lebih mudah dan menyenangkan," lanjutnya.
Melalui peluncuran fitur video vertikal Klip, penguatan Netflix Games, serta teknologi kurasi konten yang semakin canggih, Netflix menunjukkan transformasinya dari sekadar layanan streaming menjadi platform hiburan digital yang lebih personal, interaktif, dan imersif.
Langkah ini sekaligus mempertegas strategi Netflix dalam mempertahankan pertumbuhan pengguna di tengah ketatnya persaingan industri streaming dan perubahan perilaku konsumsi konten digital di era mobile-first.
Berita Terkait
-
Sederet Fitur Baru yang Ada di iPhone 17, Ketahui sebelum Putuskan Upgrade
-
Garmin Venu 4 Hadir dengan Mode Pickleball dan Fitur Baru, Harga Rp 9 Jutaan
-
6 Fitur Baru Xiaomi HyperOS 3 untuk Produktivitas dan Keamanan Tingkat Lanjut
-
Fitur Baru Grab Bintang Lima, Pesanan di GrabFood Selalu On Point
-
Sutradara Final Fantasy 14 Masih Ingin Tambahkan Konten dan Fitur Baru
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Review The Sweater: Pelajaran Sederhana tentang Berbagi dan Peduli
-
Bakal Heboh di Akhir Bulan Ini! Demon Slayer hingga Bloody Smart Siap Tayang di OTT CATCHPLAY+
-
Hadapi Kamboja Malam Ini, Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk John Herdman Putar Otak
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
-
AS dan Iran Hentikan Aksi Militer, Harga Minyak Anjlok 5 Persen!
-
4 Shio yang Hidupnya Jadi Lebih Mudah Mulai Hari Ini, Semua Tantangan Terlewati
-
Mojtaba Khamenei Tegas: AS Mau Damai, Suruh Israel Hentikan Serangan ke Lebanon