- Iklan yang muncul tiba-tiba pada perangkat Android bisa mengganggu kenyamanan pengguna.
- Pengguna dapat mengurangi iklan melalui pengaturan akun Google dan install aplikasi pemblokir.
- Langkah tambahan seperti menghapus bloatware, mengatur DNS pribadi, dan memperbarui sistem mampu meningkatkan privasi.
Suara.com - Iklan yang muncul tiba-tiba di HP Android sering kali mengganggu aktivitas pengguna, mulai dari notifikasi pop-up hingga banner yang memenuhi layar saat membuka aplikasi.
Hal ini tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat memperlambat kinerja perangkat dan menghabiskan kuota data.
Banyak pengguna merasa kesal karena iklan tersebut datang dari aplikasi gratis hingga sistem Google itu sendiri.
Untungnya, ada beberapa cara efektif untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan iklan tanpa harus mengganti HP.
Dengan sedikit penyesuaian pengaturan dan aplikasi pendukung, Anda dapat menikmati pengalaman Android yang lebih bersih.
Metode-metode ini aman untuk sebagian besar pengguna dan tidak memerlukan rooting pada tahap awal. Berikut caranya.
1. Nonaktifkan Personalisasi Iklan di Akun Google
Buka Pengaturan > Google > Iklan, lalu aktifkan opsi “Opt out of Ads Personalization”. Langkah ini mencegah Google menampilkan iklan yang disesuaikan berdasarkan riwayat Anda.
Selain itu, reset Advertising ID secara berkala agar sistem tidak mudah melacak preferensi. Cara ini sangat efektif mengurangi iklan di aplikasi bawaan dan layanan Google.
Baca Juga: Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
2. Instal Aplikasi Ad Blocker yang Terpercaya
Gunakan aplikasi seperti AdGuard, Blokada, atau DNS-based blocker seperti NextDNS. AdGuard bekerja dengan menyaring lalu lintas data sehingga iklan di browser dan aplikasi banyak terblokir.
Versi gratisnya sudah cukup powerful. Pastikan mengizinkan VPN lokal saat pertama kali mengatur agar filter aktif secara keseluruhan.
3. Ganti Browser dengan Ad Blocker Bawaan
Ganti Chrome dengan browser seperti Brave, Firefox ditambah ekstensi uBlock Origin, atau Kiwi Browser.
Brave secara otomatis memblokir iklan dan tracker, sehingga browsing menjadi jauh lebih cepat dan hemat baterai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?
-
Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda
-
Digelar Selasa Depan, Ini Susunan Hakim Sidang Eks Menag Yaqut
-
Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Baru, Ini Daftar Pemegang Saham BCA
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Ratusan Pedagang STC Demo HGB Ruko, Wali Kota Pekanbaru Angkat Bicara
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!