- Google meluncurkan pelacak kebugaran Fitbit Air pada Mei 2026.
- Perangkat ini memiliki desain minimalis tanpa layar yang sangat ringan.
- Dilengkapi pula dengan sensor kesehatan canggih, konektivitas Bluetooth, serta integrasi kecerdasan buatan Google Gemini untuk analisis data.
Suara.com - Google resmi meluncurkan Google Fitbit Air pada Mei 2026 sebagai inovasi terbaru di lini perangkat pelacak kesehatan pintar.
Kehadiran perangkat ini menarik perhatian besar karena membawa konsep radikal yang berbeda dari jam tangan pintar konvensional.
Google merancang pelacak kebugaran ini khusus untuk pengguna yang menginginkan pemantauan kesehatan mendalam tanpa gangguan notifikasi yang terus-menerus.
Berikut adalah ulasan lengkap mengenai spesifikasi, keunggulan, serta harga resmi dari Google Fitbit Air.
Desain Minimalis Tanpa Layar
Daya tarik utama perangkat ini terletak pada desainnya yang sepenuhnya tanpa layar (screenless). Berbentuk seperti kerikil kecil (pebble) berbahan polikarbonat daur ulang, bobot pelacak ini hanya 5,2 gram, atau 12 gram saat dipasang ke gelang.
Dimensinya yang ringkas membuat perangkat ini sangat nyaman dipakai selama 24 jam penuh, bahkan saat tidur. Pengguna juga bisa mengganti gelang pelacak dengan mudah berkat mekanisme lepas-pasang yang cepat.
Spesifikasi Teknis dan Sensor
Meski ukurannya sangat ringkas, Google menyematkan berbagai sensor canggih di dalam modul Fitbit Air. Perangkat ini membawa sensor detak jantung optik, pemantau saturasi oksigen darah (SpO2), hingga sensor suhu kulit.
Konektivitasnya mengandalkan Bluetooth 5.0 yang kompatibel dengan sistem operasi Android maupun iOS. Untuk ketahanan fisik, pelacak kebugaran ini sudah mendukung fitur tahan air hingga kedalaman 50 meter.
Keunggulan Fitur dan Integrasi AI Gemini
Kelebihan utama Google Fitbit Air adalah integrasinya dengan aplikasi Google Health dan fitur Google Health Coach.
Baca Juga: 5 Solar Panel Terbaik untuk Cadangan Daya Listrik di Rumah, Harga Mulai Rp18 Ribuan
Fitur asisten kesehatan ini berbasis kecerdasan buatan Google Gemini yang mampu menganalisis data tidur secara presisi.
Asisten AI ini dapat menyusun rencana olahraga personal dan memberikan saran pemulihan tubuh berdasarkan data harian pengguna.
Selain itu, daya tahan baterainya sangat awet hingga 7 hari pemakaian, lengkap dengan fitur pengisian daya cepat.
Harga Resmi Google Fitbit Air
Google memasarkan perangkat pelacak kebugaran ini dalam dua versi utama dengan harga global sebagai berikut:
Google Fitbit Air Versi Standar: 99,99 Dolar AS (sekitar 1,6 juta Rupiah), sudah termasuk gelang Performance Loop dan uji coba gratis Google Health Premium selama tiga bulan.
Google Fitbit Air Stephen Curry Special Edition: 129,99 Dolar AS (sekitar 2,1 juta Rupiah), hadir dengan desain eksklusif yang terinspirasi dari bintang basket NBA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement