- Bos WhatsApp resmi mengundurkan diri setelah menjabat selama tujuh tahun.
- Kunal Shah resmi ditunjuk menjadi pengganti Bos WhatsApp yang baru.
- Meta memberikan investasi besar bersamaan dengan pergantian Bos WhatsApp ini.
Shah dianggap telah sukses besar dalam membangun dan mengembangkan perusahaan teknologi Cred hingga menjadi salah satu entitas paling penting di India.
Zuckerberg sangat optimistis bahwa rekam jejak kepemimpinan serta visi internasional yang dimiliki oleh Shah akan membawa dampak positif yang besar.
Karakteristik tersebut dinilai menjadi modal utama yang sangat krusial dalam menakhodai arah perkembangan aplikasi perpesanan global ke depan.
"Saya berharap dapat bekerja sama dengan Kunal untuk terus menjadikan WhatsApp sebagai layanan terbaik untuk miliaran orang dan jutaan bisnis," kata Zuckerberg.
Profil Kunal Shah dan Rencana Investasi Besar
Sebagai informasi latar belakang, Kunal Shah merupakan tokoh penting yang mendirikan platform teknologi finansial bernama Cred pada tahun 2018 silam.
Perusahaan tersebut dikenal luas sebagai platform pembayaran kartu kredit inovatif yang memberikan sistem bonus bagi pengguna yang membayar tagihan tepat waktu.
Sebagai bagian dari kesepakatan penunjukan posisi strategis ini, raksasa Meta juga dilaporkan bakal menyuntikkan investasi besar ke perusahaan rintisan tersebut.
Meta bersiap menggelontorkan dana investasi fantastis sebesar 900 juta dolar AS untuk menyokong pertumbuhan Cred di pasar finansial.
Baca Juga: Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp per September 2026
Seiring dengan peran barunya di Meta, Shah akan mengambil langkah untuk meletakkan jabatannya sebagai Chief Executive Officer di Cred.
Kendati demikian, pengusaha sukses asal India tersebut dipastikan akan tetap mempertahankan kepemilikan sahamnya di startup fintech itu.
Will Cathcart sendiri pertama kali dipercaya untuk menakhodai aplikasi perpesanan ini pada tahun 2019 yang lalu.
Selama masa baktinya yang panjang, ia sukses menelurkan berbagai terobosan fitur fundamental yang mengubah cara berkomunikasi miliaran orang di dunia.
Beberapa implementasi besar yang lahir di era kepemimpinannya meliputi sistem pencadangan obrolan yang terenkripsi penuh serta peluncuran aplikasi khusus untuk perangkat iPad.
Ia juga memperkenalkan skema periklanan hingga integrasi sistem kecerdasan buatan teranyar melalui layanan chatbot Meta AI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!