- Modena meluncurkan inovasi water heater listrik berdaya rendah guna mendukung efisiensi energi bagi kebutuhan rumah tangga modern.
- Pengguna dapat mengatur jadwal dan konsumsi daya perangkat melalui aplikasi untuk mengoptimalkan penggunaan listrik secara lebih cerdas.
- Perangkat dilengkapi fitur keamanan ELCB dan teknologi pelindung tangki untuk mencegah risiko kebocoran arus serta korosi karat.
Suara.com - Meningkatnya tren rumah pintar (smart home) mendorong konsumen mencari perangkat yang tidak hanya praktis digunakan, tetapi juga hemat energi dan memiliki sistem keamanan yang memadai.
Salah satu produk yang kini banyak menjadi perhatian adalah water heater listrik low watt, yang dinilai mampu menghadirkan kenyamanan tanpa membebani konsumsi listrik.
Seiring meningkatnya permintaan tersebut, produsen peralatan rumah tangga mulai menghadirkan water heater dengan konsumsi daya lebih rendah, teknologi pintar, hingga fitur keamanan yang lebih lengkap.
Salah satunya adalah Modena yang memperkenalkan sejumlah pilihan water heater listrik berdaya rendah untuk berbagai kebutuhan rumah tangga.
Vice President Marketing MODENA, Teddy Wijaya, mengatakan kebutuhan setiap keluarga terhadap water heater berbeda-beda sehingga perusahaan menghadirkan beragam pilihan kapasitas dan teknologi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
"Modena memiliki portofolio water heater yang lengkap dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap rumah tangga. Salah satunya, inovasi water heater listrik MODENA dirancang dengan teknologi yang tidak hanya memberikan performa terbaik, tetapi juga membantu penggunaan energi yang lebih efisien dengan kapasitas watt rendah serta konektivitas dengan aplikasi yang lebih fleksibel," jelas Teddy Wijaya.
Water Heater Low Watt Jadi Tren Perangkat Rumah Hemat Energi
Salah satu tantangan yang masih dihadapi konsumen adalah anggapan bahwa water heater listrik mengonsumsi daya besar, seperti dalam keterangan resminya, Selasa (7/7/2026).
Padahal, perkembangan teknologi memungkinkan perangkat pemanas air bekerja lebih efisien melalui sistem penyimpanan air panas (storage) yang dilengkapi thermostat otomatis.
Baca Juga: Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition
Teknologi tersebut memanaskan air terlebih dahulu, kemudian menjaga suhu tetap stabil tanpa harus terus-menerus menggunakan daya maksimal. Dengan mekanisme ini, konsumsi energi dapat ditekan sekaligus menjaga ketersediaan air hangat setiap saat.
Modena menawarkan beberapa seri Electric Storage Water Heater dengan kapasitas mulai 10 liter, 15 liter hingga 30 liter yang dapat beroperasi mulai dari 200 watt, sehingga dapat digunakan pada rumah dengan kapasitas listrik yang terbatas.
Bisa Diatur Lewat Aplikasi, Pemakaian Listrik Lebih Efisien
Selain menghadirkan konsumsi daya rendah, tren terbaru pada water heater juga mengarah pada integrasi dengan ekosistem smart home.
Melalui Modena Seamless App, pengguna dapat mengatur jadwal pemanasan air, memilih konsumsi daya mulai dari 200 watt, hingga mengoperasikan perangkat dari jarak jauh.
Dengan pengaturan waktu tersebut, pemanas air hanya bekerja ketika diperlukan sehingga penggunaan energi menjadi lebih efisien dibandingkan membiarkan perangkat aktif sepanjang waktu.
Berita Terkait
-
Fitur Zero Wait Ignition Jadi Game Changer di Dapur Modern
-
Inovasi Energi Terbarukan Hadir lewat Solar Panel Berkapasitas 1.700 kWp
-
Xiaomi Rilis Water Heater 16L, Bisa Tersambung Aplikasi
-
Xiaomi Siap Rilis G30 Max, Penyedot Debu Nirkabel dengan Baterai 4.000 mAh
-
Cara Jitu Bedakan Service Center Modena Asli vs. Palsu
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung