- Banyak pengguna bertanya apakah HP perlu dicas hingga 100 persen agar baterai tetap awet, terutama pada ponsel dengan baterai lithium-ion.
- Kesehatan baterai dipengaruhi oleh kebiasaan pengisian daya, termasuk kapan mulai dan menghentikan proses pengisian, bukan hanya frekuensinya.
- Simak penjelasan mengenai apakah HP perlu dicas sampai 100 persen serta cara mengisi daya yang tepat agar kesehatan baterai tetap terjaga.
Suara.com - Mengisi daya baterai HP merupakan aktivitas yang hampir dilakukan setiap hari oleh pengguna smartphone.
Namun, masih banyak yang bertanya-tanya apakah HP harus dicas sampai 100 persen agar baterainya tetap awet dan bekerja secara optimal.
Seiring berkembangnya teknologi baterai lithium-ion, cara pengisian daya juga mengalami perubahan dibandingkan dengan ponsel generasi lama.
Karena itu, beberapa kebiasaan yang dulu dianggap benar belum tentu masih sesuai untuk menjaga kesehatan baterai HP saat ini.
Menjaga baterai tetap sehat tidak hanya bergantung pada seberapa sering mengisi daya, tetapi juga kapan waktu yang tepat untuk mulai dan menghentikan proses pengisian.
Dengan menerapkan kebiasaan pengisian daya yang benar, kapasitas baterai dapat bertahan lebih lama dan performa HP tetap optimal untuk penggunaan sehari-hari.
Lalu, apakah HP harus dicas sampai 100 persen atau justru sebaiknya dihentikan sebelum penuh? Ini penjelasan lengkap tentang cara mengisi daya yang tepat agar kesehatan baterai tetap terjaga.
Apakah HP Harus Dicas sampai 100 Persen?
Mengisi daya HP hingga 100 persen bukanlah sesuatu yang berbahaya, tetapi para ahli menyebut kebiasaan ini tidak selalu ideal jika dilakukan terus-menerus.
Pasalnya, hampir semua smartphone modern menggunakan baterai lithium-ion yang akan mengalami penurunan kapasitas secara alami seiring usia dan pola pengisian dayanya.
Baca Juga: 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Melansir laman Apple, baterai lithium-ion dirancang agar dapat diisi kapan saja tanpa harus menunggu benar-benar habis.
Sejumlah pakar teknologi juga menyarankan agar baterai tidak terlalu sering berada pada level pengisian ekstrem, baik terlalu rendah maupun terlalu lama berada di angka 100 persen.
Artikel TechRadar menjelaskan bahwa mengisi daya hingga 100 persen sesekali bukan masalah.
Namun, kebiasaan mempertahankan baterai di 100 persen dalam waktu lama dapat mempercepat keausan baterai karena baterai lithium-ion bekerja lebih optimal pada rentang pengisian yang lebih moderat.
Profesor Ritesh Chugh selaku ahli sosio-teknologi di Universitas Central Queensland, Australia, menyarankan untuk mempertahankan daya HP di angka 20 persen dan 80 persen.
"Baterai lithium-ion modern bekerja paling baik jika diisi daya secara teratur dan dijaga antara sekitar 20% dan 80%," kata Ritesh Chugh, dilansir dari TechRadar pada Rabu, 15 Juli 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan