Tekno / Gadget
Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:53 WIB
Peluncuran Macbook Neo di Digimap, Jakarta, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Dythia]
Baca 10 detik
  • Apple mempercepat pengembangan MacBook Neo generasi kedua yang dijadwalkan meluncur pada tahun 2027 mendatang.
  • Perangkat ini menggunakan chip A19 Pro dengan GPU 5-inti serta RAM 12GB untuk mendukung fitur kecerdasan buatan.
  • Laptop terjangkau ini dirancang untuk pengguna kasual agar mendapatkan performa tinggi tanpa harga mahal.

Suara.com - Selama bertahun-tahun, segmen laptop entry-level sering kali terjebak dalam kompromi yang mengecewakan, yakni harga terjangkau namun performa pas-pasan.

Di era di mana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai menjadi kebutuhan standar, perangkat dengan memori rendah dan chipset usang tak lagi mampu mengakomodasi kebutuhan komputasi modern.

Pengguna harian, mahasiswa, hingga profesional muda membutuhkan mesin yang ringan secara fisik maupun finansial, namun tetap memiliki "otak" yang cukup cerdas untuk menjalankan fitur AI tanpa kendala sistemik.

Menjawab tantangan efisiensi tersebut, Apple dilaporkan tengah mempercepat pengembangan MacBook Neo generasi kedua.

Bocoran spesifikasi terbaru menunjukkan bahwa Apple tidak hanya sekadar melakukan penyegaran rutin, melainkan melakukan perombakan arsitektur internal untuk memastikan laptop "paling terjangkau" mereka tetap kompetitif di tengah ledakan tuntutan Apple Intelligence.

Inovasi Arsitektur: Chip A19 Pro untuk Efisiensi Maksimal

Fokus utama inovasi pada MacBook Neo 2 terletak pada penggunaan chip A19 Pro, sebagaimana melansir dari laman Gizmochina, Sabtu (25/7/2026).

Berbeda dengan chip pendahulunya, A19 Pro diproyeksikan membawa peningkatan kinerja CPU sebesar 10-15 persen dan lompatan performa GPU hingga 40 persen.

Menariknya, Apple dikabarkan melakukan optimasi khusus untuk formasi laptop dengan menggunakan GPU 5-inti, alih-alih 6-inti seperti yang dirumorkan untuk iPhone 17 Pro.

Baca Juga: Lawan Tren "Dongle Fatigue": Tecno Meluncurkan Megabook K14S dengan 9 Port Lengkap dan Bodi Tipis

Langkah ini dipandang sebagai strategi cerdas untuk menyeimbangkan output tenaga dengan efisiensi baterai. Analis teknologi kenamaan dari Bloomberg, Mark Gurman, memberikan perspektif mengenai arah pengembangan perangkat ini.

"Apple sedang menguji berbagai opsi memori untuk membuat MacBook Neo 2 lebih sesuai untuk tugas sehari-hari dan fitur AI. Penggunaan A19 Pro akan memastikan multitasking yang lebih cepat dan pekerjaan kreatif ringan yang jauh lebih lancar dibandingkan generasi sebelumnya," ungkap laporan tersebut.

RAM 12GB: Akhir dari Era 8GB di Ekosistem Apple

Salah satu kritik terbesar terhadap perangkat Apple selama ini adalah penggunaan RAM 8GB yang dianggap tidak lagi relevan untuk kebutuhan masa depan.

Pada MacBook Neo 2, Apple tampaknya mulai mendengarkan pasar dengan meningkatkan standar memori menjadi 12GB.

Peningkatan kapasitas ini bukan tanpa alasan. Ekosistem Apple Intelligence yang semakin masif membutuhkan ruang memori yang lebih luas untuk melakukan pemrosesan data di dalam perangkat (on-device AI).

Load More