Tekno / Internet
Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:27 WIB
PT Yonyou Network Indonesia tampil dalam Digital Transformation Indonesia (DTI) Series 2026 yang kini memasuki hari kedua penyelenggaraan di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). (Dok: Yonyou)

Suara.com - Rangkaian Digital Transformation Indonesia (DTI) Series 2026 memasuki hari kedua penyelenggaraan di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Tahun ini merupakan penyelenggaraan kelima DTI Series, yang menghadirkan empat sub-acara sekaligus — DTI-CX, DCTI-CX, DTI-HR, dan CRD-CX (Cyber Resilience & Defense) — dan mempertemukan perwakilan pemerintah, regulator, pelaku industri, serta penyedia teknologi dari 16 sektor strategis.

Salah satu peserta yang hadir dalam ajang tersebut adalah PT Yonyou Network Indonesia, penyedia solusi Enterprise Resource Planning (ERP) yang mulai beroperasi di Indonesia sejak 2023. Dalam kesempatan ini, perusahaan membagikan perspektifnya mengenai tantangan dan arah transformasi digital di kalangan perusahaan nasional.

HR Consultant PT Yonyou Network Indonesia, Vania Caroline, menyampaikan bahwa salah satu kendala yang masih banyak dihadapi perusahaan di Indonesia adalah ketergantungan pada dokumentasi manual berbasis kertas, yang membuat proses administrasi berjalan lambat dan data antar-divisi tidak saling terhubung.

"Banyak perusahaan yang masih menggunakan dokumentasi manual sehingga data antar departemen belum saling terhubung. Sistem yang terintegrasi diperlukan agar proses bisnis dapat berjalan lebih efisien," ujar Vania.

Ia menambahkan, meski Yonyou merupakan perusahaan asal China, sistem yang digunakan di Indonesia telah melalui proses penyesuaian dengan regulasi setempat, termasuk pada aspek perpajakan seperti penerapan Tarif Efektif Rata-rata (TER) dalam perhitungan pajak tahunan karyawan. Perusahaan juga menempatkan pusat data untuk layanan ERP di Indonesia, sementara layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) berskala global memanfaatkan infrastruktur data center di Singapura dan China.

Di Indonesia, sistem Yonyou telah digunakan oleh sejumlah perusahaan dari berbagai sektor, di antaranya kelompok manufaktur, makanan dan minuman, otomotif, perkebunan, hingga restoran, seperti Orang Tua Group, Aice, BYD, dan Haidilao.

Selain berpartisipasi dalam ajang pameran dan konferensi seperti DTI Series, Yonyou juga aktif menyelenggarakan seminar dan forum edukasi seputar transformasi digital, termasuk seminar pengelolaan sumber daya manusia bagi perusahaan-perusahaan asal China yang beroperasi di Indonesia. Ke depan, perusahaan berencana memperluas kegiatan edukasi tersebut melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan dan komunitas bisnis.

"Kami ingin terus mengikuti perkembangan pasar Indonesia sekaligus memperluas edukasi mengenai pentingnya digitalisasi di berbagai sektor industri," tutur Vania.

DTI Series 2026 berlangsung selama dua hari, pada 5–6 Agustus 2026, dan menjadi salah satu ajang tahunan yang mempertemukan pelaku transformasi digital dari berbagai kalangan di Indonesia. ***

Baca Juga: BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian

Load More