- Erajaya Active Lifestyle resmi meluncurkan Shokz OpenDots 2 di Indonesia pada Agustus 2026.
- Perangkat audio clip-on open-ear ini dijual seharga Rp3.999.000 dengan teknologi Dolby Audio.
- Produk tersebut diperkenalkan melalui pop-up store di Mall Kota Kasablanka Jakarta.
Suara.com - Bagi pengguna yang aktif bergerak, earbuds yang menutup saluran telinga dapat terasa kurang nyaman ketika digunakan berjam-jam.
Di sisi lain, desain open-ear harus menghadapi tantangan berbeda: bagaimana menghasilkan suara yang tetap kaya tanpa menutup telinga pengguna.
Persaingan tersebut mendorong produsen audio mengembangkan desain yang tidak lagi menempatkan perangkat di dalam saluran telinga.
Salah satunya adalah Shokz OpenDots 2, perangkat open-ear berbentuk clip-on yang kini resmi tersedia di Indonesia melalui Erajaya Active Lifestyle (ERAL).
Berbeda dari earbuds konvensional, OpenDots 2 dirancang untuk berada di sekitar telinga sehingga pengguna tetap dapat mendengarkan audio tanpa harus memasukkan perangkat ke dalam liang telinga.
Pendekatan ini menjadi semakin relevan ketika perangkat audio tidak hanya digunakan untuk mendengarkan musik, tetapi juga menemani aktivitas kerja, olahraga, perjalanan, hingga penggunaan sehari-hari.
Tantangannya: Suara Tetap Kaya Tanpa Menutup Telinga
Desain open-ear memiliki satu tantangan utama: suara harus diarahkan ke telinga dengan efektif tanpa mengandalkan isolasi seperti earbuds in-ear.
Shokz mencoba menjawab persoalan tersebut melalui teknologi Bassphere 2.0, yang menggunakan desain akustik berbentuk sferis untuk menghasilkan karakter suara dari perangkat yang berukuran relatif ringkas.
Baca Juga: Xiaomi Watch 5 dan Smart Band 10 Pro Resmi Meluncur, AI Personal Trainer Bikin Olahraga Lebih Cerdas
Teknologi tersebut kemudian dipadukan dengan Dolby Audio untuk memperluas pengalaman mendengarkan, termasuk menghadirkan bass yang lebih dalam, soundstage yang lebih luas, dan detail audio yang lebih kaya.
OpenDots 2 tidak hanya mengejar kenyamanan desain open-ear, tetapi juga mencoba mengurangi kompromi pada kualitas suara yang selama ini menjadi tantangan perangkat jenis tersebut.
Bukan Lagi Earbuds Biasa, OpenDots 2 Dijepit di Telinga
Salah satu perubahan paling terlihat berada pada desain fisiknya. Shokz OpenDots 2 menggunakan mekanisme clip-on open-ear.
Perangkat tidak dimasukkan ke dalam telinga, tetapi ditempatkan di sekitar telinga menggunakan struktur yang dirancang mengikuti bentuk telinga pengguna.
Bagian yang bersentuhan dengan pengguna menggunakan material silikon, sementara struktur JointArc berbahan nikel-titanium dibuat fleksibel agar dapat menyesuaikan bentuk telinga.
Berita Terkait
-
Anker Kenalkan Soundcore Liberty 5 Pro Series, TWS Premium dengan Casing AMOLED
-
Realme Buds Air 8 Pro Debut dengan Audio Hi-Res, Baterai Tahan 50 Jam
-
TWS Moto Buds 2 Rilis di Asia: Kolaborasi dengan Bose, Baterai Tahan Lama
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
2 Produk Wearable Xiaomi Rilis Bulan Ini: Ada TWS dan Gelang Pintar
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Shokz OpenDots 2 Resmi Masuk Indonesia, Bawa Dolby Audio dalam Desain Open-Ear Fashion
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan
-
Sleman Siaga Karhutla, Lereng dan Hutan Gunung Merapi Jadi Perhatian
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
DPR Jadwalkan Fit and Proper Test Destry, Berpeluang Jadi Wanita Pertama Pimpin BI
-
Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,20 Persen, Uangnya Paling Banyak Berputar di Sektor Ini
-
Bertahun-tahun Bungkam, Aksi Bejat Ayah Cabuli Anak Kandung dari SD-SMA di Sukabumi Terbongkar
-
Mitsubishi Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2026, New XForce Hadirkan Sinyal Positif
-
Kemenko Polkam Ganti Motor Wartawan yang Raib Saat Liputan Karhutla
-
Masyarakat Makassar Cuan dari Sampah Plastik, Disulap Jadi Furnitur