- Google resmi meluncurkan fitur percakapan Gemini AI bernama Ask Maps di Indonesia saat Hari Kemerdekaan.
- Fitur Ask Maps membantu pengguna mencari lokasi, UMKM, jadwal transportasi, dan kondisi jalan secara real-time.
- Pengguna dapat menghubungkan akun Gmail secara manual untuk mendapatkan rekomendasi perjalanan yang disesuaikan agenda pribadi.
Suara.com - Mencari tempat makan lokal, menyusun perjalanan saat libur panjang, atau menemukan destinasi yang belum terlalu ramai sering kali membutuhkan banyak pencarian dan perencanaan.
Pengguna harus berpindah dari aplikasi peta ke pencarian informasi, mengecek jadwal transportasi, lalu menyesuaikan semuanya dengan agenda yang sudah dimiliki.
Google mencoba memangkas proses tersebut melalui Ask Maps, fitur percakapan berbasis Gemini AI yang kini resmi hadir di Indonesia.
Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan RI, fitur ini dirancang agar pengguna dapat mencari lokasi dan merencanakan perjalanan cukup melalui percakapan dalam Google Maps.
Bukan sekadar mencari alamat, Ask Maps dapat membantu pengguna menemukan hidden gems, UMKM lokal, tempat bersejarah, kafe, hingga destinasi wisata, sekaligus memberikan rekomendasi berdasarkan konteks perjalanan.
Google Maps Kini Bisa Diajak “Ngobrol”
Kehadiran Ask Maps mengubah cara pengguna berinteraksi dengan layanan peta. Alih-alih mengetik kata kunci seperti “restoran di sekitar sini”, pengguna dapat memberikan permintaan yang lebih natural dan spesifik.
Misalnya, mencari warung soto legendaris di Yogyakarta yang sudah berusia lebih dari 50 tahun dan buka sejak pagi.
Ask Maps kemudian memanfaatkan kemampuan Gemini AI dan informasi lokasi untuk membantu menyaring pilihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Google Siapkan 'Pixel Glow' dan Chip Tensor G6 untuk Dominasi HP Lipat 2026
Pendekatan ini membuat Google Maps tidak hanya berfungsi sebagai alat navigasi, tetapi juga mulai berperan sebagai asisten perjalanan berbasis AI.
Ask Maps tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, sementara dukungan bahasa lokal lainnya akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa minggu berikutnya.
Bisa Cek Transportasi dan Kondisi Jalan Secara Real-Time
Salah satu kemampuan yang ditonjolkan adalah pemanfaatan informasi real-time.
Pengguna dapat bertanya, misalnya:
“Bagaimana cara menuju Kota Tua Jakarta dari Bandara Soekarno-Hatta? Kapan jadwal kereta berikutnya?”
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium
-
Review Panasonic TH-43NX600G: Google TV 4K dengan Kualitas Visual "Real" ala 3D
-
Bingung Pilih Smart TV atau Google TV? Simak Perbedaannya sebelum Beli
-
Penjualan Kacamata Pintar Google Diprediksi Tembus 2 Juta, Tantang Dominasi Meta
-
Google Permudah Pindah dari iPhone ke Android, Ancaman Baru untuk Apple?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik