-
Kacamata pintar Google diproyeksikan terjual 2 juta unit pada tahun 2026.
-
Google menggandeng Warby Parker dan Gentle Monster untuk keunggulan desain.
-
Varian khusus audio diprediksi mendominasi pasar hingga 91 persen.
Suara.com - Kacamata pintar dengan fitur AI (kecerdasan buatan) mulai menuai respons positif dari pasar. Firma riset SAG memprediksi bahwa kacamata pintar Google akan menantang dominasi Meta.
Melalui kemitraan erat dengan Samsung untuk urusan perangkat keras dan Gemini sebagai otak kecerdasan buatannya, Google mengenalkan kacamata Android XR.
Berdasarkan laporan Smart Analytics Global (SAG), Google diperkirakan mampu menjual hingga 2 juta unit kacamata pintar pada tahun 2026.
Itu merupakan proyeksi fantastis yang bisa membuat Meta mulai merasa terancam.
Sebagai perbandingan, Meta membutuhkan waktu bertahun-tahun hingga akhir 2024 untuk mencapai angka penjualan 2 juta unit pertama mereka.
Meskipun Meta diprediksi tetap memimpin dengan target 7 juta unit pada 2025, momentum Google yang didukung ekosistem Android XR sangatlah masif.
Jika prediksi ini akurat, Google akan langsung menyodok ke posisi kedua sebagai produsen kacamata pintar AI global, melampaui pemain besar lainnya seperti Xiaomi asal China, Huawei, hingga Rokid.
Keunggulan Google terletak pada estetika. Mereka menggandeng ikon kacamata dunia, Warby Parker dan Gentle Monster.
Mengutip Android Authority, SAG mencatat bahwa "Warby Parker adalah pemain yang mengutamakan volume dan aksesibilitas, serta memiliki jaringan ritel yang sangat besar di AS dan Kanada," sementara Gentle Monster diposisikan sebagai "merek kacamata global premium dan trendi yang hadir di Asia dan ibu kota mode utama di Eropa."
Baca Juga: Fitur Baru Google Gemini Bisa Bikin File Otomatis, dari Word, PDF hingga Excel Tanpa Ribet
Perpaduan gaya hidup dan teknologi mutakhir inilah yang menjadi daya tarik utama bagi calon konsumen yang ingin tetap tampil modis sambil tetap terhubung.
Menariknya, meskipun Google menyiapkan kacamata XR dengan layar terintegrasi pada lensa, laporan pasar menunjukkan bahwa varian khusus audio akan tetap mendominasi dengan pangsa 91 persen pada 2026.
Model audio lebih disukai karena lebih ringan, terjangkau, dan minim isu privasi.
Secara keseluruhan, total pengiriman kacamata pintar global diprediksi mencapai 15 juta unit pada 2026, tumbuh 85 persen secara tahunan.
Berita Terkait
-
Harga Setara HP Flagship, Kacamata Gaming ROG Xreal R1 Tawarkan Layar Virtual 171 Inci
-
Samsung dan Google Siapkan Kacamata AI, Canggih tapi Tetap Fashionable
-
Bocoran Galaxy Unpacked 2026: Samsung Siapkan Kacamata Pintar dan HP Lipat Anyar
-
Hadir dengan Gemini Intelligence, Googlebook Siap Gantikan Laptop Pixel?
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
iQOO 16 dan Vivo V80 Muncul di Database IMEI, Skor AnTuTu Tembus 5 Juta?
-
POCO X9 Pro Max Dirumorkan Bawa Baterai 12.000 mAh, Usung 'Spek Dewa'
-
Oppo Pad 6 Segera Rilis: Andalkan Chip Flagship Dimensity, Skor AnTuTu Tembus 3 Juta
-
Huawei Watch Fit 5 Series Mulai Tersedia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes Pertama di Smartwatch
-
Ada Peningkatan, Nintendo Targetkan Produksi Switch 2 Sebanyak 20 Juta Unit
-
Xiaomi 17T Debut Global dengan Kamera Leica Akhir Mei, Bersiap ke Indonesia
-
HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
-
Black Ops 7 Tak Sesuai Harapan, Infinity Ward Kerjakan Game Call of Duty Terbaru
-
ITSEC Asia Siap Perbesar Bisnis Keamanan Siber, Laba CYBR Tembus Rp68 Miliar
-
Realme Buds Air 8 Pro Debut dengan Audio Hi-Res, Baterai Tahan 50 Jam