Tekno / Gadget
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:19 WIB
ROG AI Masterclass. [Asus ROG]
Baca 10 detik
  • ASUS ROG mengadakan acara ROG AI Masterclass di Yogyakarta pada Sabtu untuk mengedukasi kreator dan profesional tentang pemanfaatan AI lokal.
  • Kolaborasi dengan Mindplace mendemonstrasikan AI Agent yang mampu memangkas waktu produksi konten dan pekerjaan kantor hingga lima puluh persen secara otomatis.
  • ASUS memperkenalkan lini laptop bertenaga tinggi seperti ROG Zephyrus Duo dan ROG Flow Z13 yang mendukung pemrosesan AI lokal tanpa koneksi internet.

Suara.com - Banyak orang Indonesia bela-belain beli laptop gaming mahal berspesifikasi "dewa", tapi ujung-ujungnya cuma dipakai buat main game atau ngetik tugas biasa. Padahal, di dalam laptop itu ada "monster" kecerdasan buatan (AI) yang kalau dibangunkan bisa bikin kerjaan kelar jauh lebih cepat.

Masalahnya, selama ini kita terlalu bergantung sama AI berbasis internet (cloud) seperti ChatGPT. Begitu internet lemot, pekerjaan macet. Belum lagi soal privasi data yang rawan kalau semuanya harus diunggah ke internet.

Melihat "gap" besar ini, ASUS Republic of Gamers (ROG) bikin gebrakan lewat ROG AI Masterclass yang dimulai dari Yogyakarta. Ini bukan sekadar acara jualan laptop, tapi misi buat ngajarin kreator dan profesional di Indonesia supaya nggak cuma jadi penonton di era AI, tapi jadi pemain yang bisa "jinakin" teknologi AI di laptop mereka sendiri.

Rahasia Dapur: Kenapa Harus AI Lokal?

Inovasi paling keren yang dibahas di sini adalah soal Local AI. Kalau biasanya AI butuh internet buat berfikir, Local AI ini "otaknya" ada langsung di dalam hardware laptop ROG kamu, lewat tenaga GPU dan NPU. Hasilnya? Prosesnya instan, tidak butuh kuota, dan data kamu tetap aman di dalam laptop.

Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, berikan bocoran kalau sekarang punya laptop kencang saja tidak cukup kalau penggunanya nggak jago pakainya.

“AI itu sekarang bukan lagi teknologi masa depan yang ada di film-film, tapi sudah jadi teman kerja sehari-hari. Lewat ROG AI Masterclass, kita mau bantu komunitas biar tahu cara praktis pakai AI buat dongkrak kreativitas dan kualitas kerja mereka,” kata Lenny Lin dalam keterangan resminya, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, ASUS sekarang posisinya bukan cuma jualan perangkat keras saja.

"Kita berkomitmen bangun ekosistem supaya pengguna bisa maksimalin potensi AI buat kebutuhan apa pun di masa depan," tambahnya.

Baca Juga: AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

Automasi Cerdas: Biar AI yang Capek, Kita yang Sukses

Bekerja sama dengan kolektif kreatif Mindplace, workshop ini kasih lihat teknologi AI Agent. Ini semacam asisten pribadi digital yang bisa disuruh beresin tugas-tugas ribet secara otomatis.

Sistem kerja (workflow) yang benar, waktu produksi konten atau kerjaan kantor bisa dipangkas sampai 50 persen.

La Junta dari Mindplace mendemonstrasikan bagaimana caranya merancang ruang kerja masa depan yang semuanya serba sat-set karena dibantu AI lokal.

Inovasi ini jadi jawaban buat industri kreatif yang dituntut kerja cepat tanpa harus mengorbankan kualitas.

Bukan Sekadar Laptop Gaming, Tapi "Superkomputer" Kantoran

Load More