Tekno / Sains
Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:45 WIB
Ilustrasi rumus bangun datar dari persegi, lingkaran hingga trapesium. [Magnific]
Baca 10 detik
  • Materi geometri sekolah membahas rumus luas dan keliling untuk berbagai jenis bangun datar.
  • Artikel menjabarkan rumus luas serta keliling bangun datar dengan karakteristik berberda.
  • Tersedia pula rangkuman rumus perhitungan luas serta keliling bangun datar agar lebih mudah dipahami.

Luas persegi panjang:

L = p × l

Keliling persegi panjang:

K = 2 × (p + l)

Keterangan:

p = panjang
l = lebar

3. Segitiga

Segitiga merupakan bangun datar yang memiliki tiga sisi dan tiga sudut. Untuk menghitung luas segitiga, diperlukan informasi mengenai panjang alas dan tingginya.

Luas segitiga:

Baca Juga: Rumus Invers Matriks Ordo 2x2 dan 3x3 Lengkap dengan Syarat Mutlaknya

L = ½ × a × t

Keliling segitiga:

K = a + b + c

Keterangan:

a = panjang alas
b dan c = panjang sisi lainnya
t = tinggi segitiga

Perlu diingat, tinggi segitiga adalah jarak tegak lurus dari titik sudut ke sisi yang menjadi alas.

4. Lingkaran

Lingkaran adalah bangun datar yang tidak memiliki sudut dan memiliki satu titik pusat. Jarak dari titik pusat ke titik mana pun pada garis lingkaran disebut jari-jari (r).

Luas lingkaran:

L = π × r²

Keliling lingkaran:

K = 2 × π × r

Keterangan:

L = luas
K = keliling
r = jari-jari
π = pi, yang dapat menggunakan 22/7 atau 3,14 sesuai kebutuhan soal

Jika yang diketahui adalah diameter (d), rumus keliling juga dapat ditulis:

K = π × d

dengan hubungan d = 2r.

5. Jajar Genjang

Jajar genjang memiliki dua pasang sisi berhadapan yang sejajar dan sama panjang. Luasnya ditentukan berdasarkan panjang alas dan tinggi tegak lurus terhadap alas.

Luas jajar genjang:

L = a × t

Keliling jajar genjang:

K = 2 × (a + b)

Keterangan:

a = panjang alas
b = panjang sisi lainnya
t = tinggi jajar genjang

Tinggi jajar genjang bukan panjang sisi miring, melainkan jarak tegak lurus antara dua sisi sejajar.

6. Belah Ketupat

Belah ketupat memiliki empat sisi sama panjang. Bangun ini juga mempunyai dua diagonal yang saling berpotongan.

Luas belah ketupat:

L = ½ × d × d

Keliling belah ketupat:

K = 4 × s

Keterangan:

d = panjang diagonal pertama
d = panjang diagonal kedua
s = panjang sisi

7. Layang-layang

Layang-layang merupakan segi empat yang memiliki dua pasang sisi berdekatan sama panjang. Seperti belah ketupat, luas layang-layang dapat dihitung menggunakan panjang kedua diagonalnya.

Luas layang-layang:

L = ½ × d × d

Keliling layang-layang:

K = 2 × (a + b)

Keterangan:

d dan d = panjang kedua diagonal
a dan b = panjang dua sisi yang berbeda

8. Trapesium

Trapesium adalah segi empat yang memiliki setidaknya satu pasang sisi berhadapan sejajar. Kedua sisi sejajar tersebut menjadi komponen utama dalam menghitung luas trapesium.

Luas trapesium:

L = ½ × (a + b) × t

Keliling trapesium:

K = a + b + c + d

Keterangan:

a dan b = panjang kedua sisi sejajar
c dan d = panjang dua sisi lainnya
t = tinggi trapesium

Tinggi trapesium merupakan jarak tegak lurus antara dua sisi yang sejajar.

Ringkasan Rumus Bangun Datar

Agar lebih mudah dihafalkan, berikut kumpulan rumus luas dan keliling bangun datar yang umum digunakan:

Persegi: L = s², K = 4s
Persegi panjang: L = p × l, K = 2(p + l)
Segitiga: L = ½ × a × t, K = a + b + c
Lingkaran: L = πr², K = 2πr
Jajar genjang: L = a × t, K = 2(a + b)
Belah ketupat: L = ½ × d × d, K = 4s
Layang-layang: L = ½ × d × d, K = 2(a + b)
Trapesium: L = ½ × (a + b) × t, K = a + b + c + d

Load More