Tekno / Gadget
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:34 WIB
Peluncuran REDMI 17 di Jakarta, Kamis (20/8/2026). [Xiaomi]
Baca 10 detik
  • Head of PR Xiaomi Indonesia, Abee Hakiim, menyatakan kenaikan harga komponen tidak mengurangi nilai bagi konsumen.
  • Xiaomi meluncurkan Redmi 17 di Jakarta pada Kamis (20/8/2026) dengan baterai berkapasitas 7.500 mAh.
  • Perusahaan memberikan dukungan perangkat lunak berupa empat kali pembaruan OS dan enam tahun pembaruan keamanan.

Dengan kapasitas besar, pengguna tidak harus terlalu sering menghentikan aktivitas hanya untuk mencari sumber listrik.

Peluncuran REDMI 17 di Jakarta, Kamis (20/8/2026). [Xiaomi]

Xiaomi Tak Hanya Mengandalkan Satu Spesifikasi

Meski baterai menjadi salah satu daya tarik Redmi 17, Xiaomi menegaskan tidak semua produknya akan dipaksa memiliki spesifikasi yang sama.

Setiap perangkat dirancang berdasarkan kebutuhan target penggunanya masing-masing.

“Setiap produk kita lihat dari kebutuhan konsumen maupun dari riset kita sendiri. Setiap produk Xiaomi dibuat sedemikian rupa supaya cocok dengan target audiensnya masing-masing,” jelas Abee.

Karena itu, kenaikan harga RAM dan storage tidak serta-merta membuat Xiaomi hanya memangkas spesifikasi tertentu untuk mempertahankan harga.

“Kita tidak melihat itu dari satu aspek, tapi kita melihat secara holistik,” kata Abee.

Strategi Xiaomi juga tidak lagi berhenti pada bisnis smartphone. Perusahaan mengembangkan ekosistem yang mencakup wearable, tablet, perangkat IoT, hingga perangkat rumah pintar.

Pendekatan tersebut terangkum dalam strategi Human Car Home, dengan smartphone sebagai salah satu pusat interaksi pengguna.

Baca Juga: REDMI 17 Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.500mAh untuk Lawan Battery Anxiety

Ekosistem tersebut kemudian diperkuat melalui HyperOS, yang memungkinkan berbagai perangkat Xiaomi saling terhubung.

Load More