- Jajar genjang memiliki dua pasang sisi sejajar serta rumus luas berupa alas dikalikan tinggi.
- Belah ketupat adalah bangun datar dengan empat sisi sama panjang serta diagonal berpotongan tegak lurus.
- Berbagai benda sehari-hari seperti penghapus dan ketupat menerapkan bentuk geometri tersebut pada desainnya.
Suara.com - Belah ketupat dan jajargenjang merupakan bangun datar yang bentuknya dapat ditemukan dalam berbagai benda di lingkungan sekitar.
Keduanya memiliki karakteristik berbeda, meskipun sama-sama termasuk bangun segi empat yang memiliki pasangan sisi berhadapan dengan posisi sejajar.
Contoh benda berbentuk belah ketupat dan jajargenjang dapat ditemukan pada perlengkapan rumah, makanan tradisional, motif dekoratif, hingga bagian tertentu dari bangunan.
Mengenali bentuk tersebut dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu memahami konsep geometri sekaligus menunjukkan bahwa matematika memiliki penerapan yang dekat dengan aktivitas manusia.
Sifat Belah Ketupat dan Jajargenjang
jajargenjang merupakan bangun datar segi empat yang memiliki dua pasang sisi berhadapan dan sejajar, dengan masing-masing pasangan memiliki panjang yang sama.
Sisi yang berhadapan memiliki ukuran sama, sedangkan sudut yang saling berhadapan juga mempunyai besar yang sama.
jajargenjang mempunyai dua diagonal yang saling berpotongan dan membagi satu sama lain menjadi dua bagian yang sama panjang.
Untuk menghitung luas jajargenjang, diperlukan panjang alas dan tinggi dengan rumus:
L = a × t
Baca Juga: Persamaan dan Perbedaan Layang-Layang dan Belah Ketupat: Lengkap dengan Rumus Luas dan Keliling
Keterangan:
L = luas jajargenjang
a = panjang alas
t = tinggi jajargenjang
Sementara itu, keliling jajargenjang dapat dihitung dengan menjumlahkan seluruh panjang sisinya:
K = a + b + c + d
Karena sisi yang berhadapan sama panjang, rumus tersebut juga dapat disederhanakan menjadi K = 2 × (a + b).
Berbeda dengan jajargenjang, belah ketupat mempunyai empat sisi yang seluruhnya sama panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat
-
10 Contoh Benda Berbentuk Belah Ketupat dan Jajargenjang di Kehidupan Sehari-hari
-
Ulasan The Sound of Magic: Melihat Standar Kedewasaan dalam Hidup Anak Muda
-
Chandra Asri Caplok Saham Otomotif Pengendali Astra International di Singapura dan Malaysia
-
Baterai 7.900 mAh Jadi Andalan Poco M8x 5G, Diklaim Tahan 35 Jam untuk Medsos
-
Diserbu Hampir 1 Juta Pasien RI, Malaysia Kantongi RM2.2 Miliar dari Wisata Kesehatan
-
BRI Group Tegaskan Komitmen Transformasi dan Inklusi Lewat Enam Penghargaan
-
Cara Mudah Cari SPKLU Terdekat Pakai MyPertamina dan PLN Mobile
-
BRI Group Raih Pengakuan Internasional, Hery Gunardi Sabet Gelar Best CEO
-
Syarat Motor Listrik yang Bakal Dapat Subsidi Pemerintah, Harus Gunakan Baterai Nikel