- Huawei meluncurkan earbud FreeClip 2 S di Indonesia pada tanggal 28 Agustus 2026.
- Perangkat menggunakan desain open-ear Airy C-Bridge dan teknologi AI untuk menyesuaikan volume otomatis.
- Earbud ini menawarkan daya tahan baterai hingga 38 jam serta konektivitas Bluetooth 6.0.
Suara.com - Mendengarkan musik dengan earbud sering kali membuat pengguna harus mengatur volume berulang kali. Di tempat sepi, suara terasa terlalu keras. Begitu masuk area ramai, suara justru tertutup kebisingan.
Huawei FreeClip 2 S mencoba mengatasi masalah tersebut dengan teknologi AI yang dapat menyesuaikan audio berdasarkan kondisi sekitar.
TWS terbaru Huawei ini akan hadir di Indonesia mulai 28 Agustus 2026. Berbeda dari earbud konvensional yang menutup lubang telinga, FreeClip 2 S mengusung desain open-ear Airy C-Bridge, sehingga pengguna tetap dapat mendengar suara dari lingkungan sekitar.
Menariknya bukan hanya desainnya, tetapi cara perangkat mengolah suara.
AI Baca Kondisi Sekitar, Volume Menyesuaikan
FreeClip 2 S dibekali prosesor AI NPU yang memproses sinyal audio secara real-time. Teknologi tersebut mendukung fitur Adaptive Listening, yang secara otomatis menyesuaikan volume berdasarkan tingkat kebisingan lingkungan.
Artinya, ketika pengguna berpindah dari ruangan tenang ke jalan yang lebih ramai, perangkat dapat menyesuaikan keluaran audio tanpa harus terus-menerus menekan tombol volume.
Pendekatan ini membuat fungsi AI pada FreeClip 2 S terasa lebih praktis karena bekerja di balik layar, bukan sekadar menjadi fitur tambahan.
Huawei juga menggunakan algoritma AI untuk membantu mempertahankan detail suara, terutama vokal, ketika kondisi lingkungan berubah.
Baca Juga: Huawei Pura 90s Pro Series Siap Tantang Flagship dengan Kamera 200MP, AI hingga 5G
Tetap Dengar Lingkungan Sekitar
Teknologi tersebut dipadukan dengan desain open-ear Airy C-Bridge. Setiap earbud memiliki bobot hanya 5,1 gram, sehingga perangkat dirancang untuk digunakan dalam waktu lama tanpa sensasi seperti earbud yang menutup telinga.
Desainnya terdiri dari Acoustic Ball dan Comfort Bean yang terhubung melalui struktur C-Bridge. Huawei mengembangkan bentuk tersebut berdasarkan lebih dari 10.000 data bentuk telinga dari berbagai negara.
FreeClip 2 S juga memiliki sertifikasi IP57, sehingga lebih siap digunakan saat berkeringat maupun menghadapi gerimis ringan.
Konsep ini membuat perangkat menyasar kebutuhan yang cukup spesifik, yakni pengguna tetap bisa menikmati musik atau podcast tanpa sepenuhnya terputus dari suara di sekitarnya.
Bukan Cuma Musik, Panggilan Juga Dibantu AI
Berita Terkait
-
Cari TWS Premium Layar AMOLED? Simak Fitur Menarik Soundcore Liberty 5 Pro Max
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
Spesifikasi Huawei MatePad Mini Terungkap, Bawa Layar OLED PaperMatte dan Baterai 6.400 mAh
-
Bukan HP Lipat, Huawei Siapkan Smartphone Layar Lebar Berdesain Anti Mainstream
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Pranowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik
-
Politik Burung Unta Pemerintah: Ilusi Keberhasilan yang Menutup Realita