- Ketua Umum YLBHI Muhammad Isnur menolak permintaan masyarakat Pati untuk bermalam di kantor YLBHI Jakarta pada Sabtu (22/8/2026).
- Penolakan tersebut disebabkan gedung kantor sedang dalam tahap renovasi total yang membahayakan keselamatan karena banyak material dan pekerja proyek.
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan warga Pati tetap diizinkan berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 26 atau 27 Agustus 2026 tanpa perusakan.
Suara.com - Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur menjelaskan alasan pihaknya tidak memberikan izin masyarakat Pati bermalam di kantor YLBHI, Jakarta, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 74, Menteng, Jakarta Pusat.
Muhammad Isnur menegaskan alasan utama karena bangunan dalam kondisi renovasi.
Keputusan tidak mengizinkan masyarakat Pati yang berencana berdemonstrasi di Jakarta pada pekan depan, bermalam di kantor, YLBHI semata untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
"Lagi direnov dan pembangunan. Ruangan gak bisa dipakai dan bahaya juga banyak material, serta pekerja lagi membangun juga," kata Isnur kepada Suara.com, Sabtu (22/8/2026).
Kondisi gedung yang penuh dengan peralatan dan bahan bangunan tidak memungkinkan untuk ditempati, apalagi untuk bermalam.
"Kami sudah sampaikan dan bisa dilihat langsung situasinya. Jadi malah membahayakan jika di situ," ujar Isnur.
Apalagi, kondisi siang hari, banyak pekerja yang lalu lalang untuk merenovasi gedung.
"Di bagian luar juga kan lagi ditutup seng semua dan memang dalam area proyek pembangunan," kata Isnur.
Isnur menjelaskan bahwa untuk sementara, acara-acara yang diselenggara YLBHI bertempat di gedung, ditiadakan imbas renovasi.
Baca Juga: Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!
"Dan memang semua acara-acara publik sementara di YLBHI kami off kan. Konsultasi hukum dan oleh LBH Jakarta saja dilakukam online," kata Isnur.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan semua masyarakat, termasuk warga Pati tetap diperbolehkan menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi pada 26 atau 27 Agustus 2026.
Hal itu disampaikan Pramono ketika ditanya mengenai antisipasi kedatangan massa dari Pati untuk aksi di Jakarta, tepatnya di depan Geudng DPR RI, Senayan, Jakarta.
Namun, ia menegaskan kebebasan menyampaikan pendapat tidak berarti masyarakat diperbolehkan melakukan perusakan maupun tindakan anarkis.
“Tetapi yang tidak boleh melakukan perusakan, melakukan anarkis dan melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!
-
Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Pranowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik
-
Politik Burung Unta Pemerintah: Ilusi Keberhasilan yang Menutup Realita
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?
-
3 Rekomendasi Rice Cooker Low Sugar, Ada Klaim Kurangi Gula hingga 55%