Cara Menghitung Diskon dan Harga Akhir Setelah Diskon, Lengkap dengan Contohnya

Selasa, 08 September 2026 | 08:20 WIB
Ilustrasi diskon (Pexels/Artem Beliaikin)
  • Pembeli dapat menghitung besaran nominal potongan harga menggunakan rumus perkalian antara persentase diskon dan harga awal.
  • Harga akhir setelah mendapatkan potongan dapat diketahui dengan mengurangkan harga awal dengan jumlah nominal diskon.
  • Perhitungan diskon ganda dilakukan secara bertahap karena diskon kedua memotong harga yang sudah dikurangi diskon pertama.

Misalnya, harga awal sebuah tas adalah Rp200.000 dan nominal diskonnya Rp40.000. Maka:

Rp200.000 − Rp40.000 = Rp160.000

Jadi, harga akhir tas setelah mendapatkan diskon adalah Rp160.000.

3. Cara Cepat Menghitung Harga Setelah Diskon

Ada cara yang lebih singkat jika ingin langsung mengetahui harga akhir tanpa menghitung nominal diskon terlebih dahulu.

Rumusnya:

Harga setelah diskon = (100% − persentase diskon) × harga awal

Sebagai contoh, sebuah sepatu seharga Rp500.000 mendapatkan diskon 20 persen. Persentase harga yang masih harus dibayar adalah 100% − 20% = 80%.

Maka:

80% × Rp500.000 = Rp400.000

Dengan demikian, harga sepatu setelah diskon adalah Rp400.000. Cara cepat seperti ini juga dapat digunakan untuk berbagai persentase diskon lainnya.

Contoh Cara Menghitung Diskon dan Harga Akhir Setelah Diskon

Ilustrasi diskon. [Suara.com/Alfian Winanto]

Agar lebih mudah memahami rumus di atas, berikut beberapa contoh soal beserta cara mengerjakannya.

Contoh 1: Diskon 10 Persen

Soal: Sebuah baju memiliki harga awal Rp150.000 dan mendapatkan diskon 10 persen. Berapa besar potongan dan harga yang harus dibayar?

Penyelesaian:

Besar diskon:

10% × Rp150.000 = Rp15.000

Harga setelah diskon:

Rp150.000 − Rp15.000 = Rp135.000

Jadi, potongan harga yang didapatkan adalah Rp15.000, sedangkan harga akhir baju menjadi Rp135.000.

Contoh 2: Diskon 25 Persen

Soal: Sebuah tas dijual dengan harga Rp400.000 dan mendapatkan diskon 25 persen. Berapa harga tas setelah diskon?

Penyelesaian:

Besar diskon:

25% × Rp400.000 = Rp100.000

Kemudian, kurangi harga awal dengan nominal diskon:

Rp400.000 − Rp100.000 = Rp300.000

Jadi, pembeli mendapatkan potongan sebesar Rp100.000 dan cukup membayar Rp300.000.

Contoh 3: Diskon 35 Persen

Soal: Sebuah jaket memiliki harga Rp600.000. Saat promo, jaket tersebut mendapatkan diskon 35 persen. Berapa harga akhirnya?

Penyelesaian:

Hitung terlebih dahulu besar diskonnya:

35% × Rp600.000 = Rp210.000

Setelah itu, hitung harga akhirnya:

Rp600.000 − Rp210.000 = Rp390.000

Jadi, harga jaket setelah diskon adalah Rp390.000, dengan nominal potongan sebesar Rp210.000.

Contoh 4: Menghitung Harga Akhir dengan Cara Cepat

Soal: Sebuah sepatu seharga Rp750.000 mendapatkan diskon 20 persen. Berapa harga setelah diskon?

Untuk menggunakan cara cepat, cari terlebih dahulu persentase harga yang harus dibayar:

100% − 20% = 80%

Kemudian:

80% × Rp750.000 = Rp600.000

Jadi, harga akhir sepatu adalah Rp600.000.

Contoh 5: Diskon Ganda 20% + 10%

Diskon ganda perlu diperhatikan karena 20% + 10% bukan berarti total diskonnya 30% dari harga awal. Diskon kedua dihitung berdasarkan harga yang sudah dikurangi oleh diskon pertama.

Soal: Sebuah tas seharga Rp1.000.000 mendapatkan diskon 20% + 10%. Berapa harga akhirnya?

Penyelesaian:

Diskon pertama:

20% × Rp1.000.000 = Rp200.000

Harga setelah diskon pertama:

Rp1.000.000 − Rp200.000 = Rp800.000

Kemudian, hitung diskon kedua berdasarkan harga Rp800.000:

10% × Rp800.000 = Rp80.000

Harga akhir:

Rp800.000 − Rp80.000 = Rp720.000

Jadi, harga tas setelah mendapatkan diskon ganda 20% + 10% adalah Rp720.000. Artinya, total potongan yang sebenarnya adalah Rp280.000 atau setara dengan 28% dari harga awal, bukan 30%.

Contoh 6: Menghitung Diskon dari Total Belanja

Soal: Rina membeli tiga produk dengan harga masing-masing Rp50.000, Rp75.000, dan Rp125.000. Seluruh belanja mendapatkan diskon 15 persen. Berapa total yang harus dibayar Rina?

Pertama, jumlahkan seluruh harga barang:

Rp50.000 + Rp75.000 + Rp125.000 = Rp250.000

Kemudian, hitung nominal diskon:

15% × Rp250.000 = Rp37.500

Terakhir, kurangi total harga dengan nominal diskon:

Rp250.000 − Rp37.500 = Rp212.500

Jadi, Rina mendapatkan potongan sebesar Rp37.500 dan harus membayar Rp212.500.

Dari berbagai contoh tersebut, cara menghitung diskon sebenarnya cukup sederhana. Pertama, tentukan harga awal dan persentase diskon, kedua hitung nominal potongan, lalu kurangi harga awal dengan nominal tersebut untuk mendapatkan harga akhir.

Jika ingin lebih cepat, harga akhir juga dapat dihitung dengan mengalikan harga awal dengan persentase yang tersisa setelah diskon.

Namun, untuk diskon ganda seperti 20% + 10%, perhitungannya harus dilakukan secara bertahap karena diskon kedua dikenakan pada harga yang sudah dipotong oleh diskon pertama.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com