- Country Director Xiaomi Indonesia Michael Feng menyatakan kenaikan harga smartphone global tidak dapat dihentikan di Jakarta pada Rabu, 16 September 2026.
- Xiaomi meluncurkan REDMI Note 17 Series dengan garansi hingga 24 bulan serta layanan VIP untuk menjaga nilai produk.
- Xiaomi menggeser fokus persaingan dari sekadar spesifikasi prosesor menuju ketahanan perangkat, baterai, dan peningkatan dukungan purnajual bagi konsumen.
“Target saya juga untuk meningkatkan servisnya. Dan Anda bisa lihat, hari ini, kami meluncurkan Redmi Note 17 Series. Kami memiliki banyak servis VIP. Kami memiliki banyak waran VIP dan manfaat,” ujarnya.
Program tersebut menjadi bagian dari cara Xiaomi menjaga value ketika harga perangkat di pasar mengalami tekanan.
Xiaomi juga memperluas dukungan purnajual pada REDMI Note 17 Series. Untuk lini tersebut, garansi diberikan hingga 24 bulan, sementara program tertentu menawarkan manfaat tambahan terkait baterai dan perangkat sesuai syarat dan ketentuan.
Dengan begitu, value yang ditawarkan tidak hanya dihitung dari spesifikasi ketika perangkat pertama kali dibeli.
Xiaomi Geser Pertarungan dari Spesifikasi ke Pengalaman
Strategi tersebut juga terlihat dari cara Xiaomi menjawab pertanyaan mengenai perbedaan REDMI Note 17 dengan generasi sebelumnya.
Ketika ada anggapan bahwa beberapa spesifikasi terlihat mengalami penurunan, Xiaomi menilai smartphone tidak bisa dilihat hanya dari chipset.
“Kalau kita melihat sebuah smartphone, aspeknya itu nggak cuma dari segi prosesor aja. Tapi ada aspek-aspek lainnya, apalagi kalau ngomongin performa ya,” kata Product Marketing Lead Xiaomi Indonesia, Jeksen.
Karena itu, Xiaomi menggabungkan performa dengan sistem operasi, baterai, ketahanan perangkat, serta dukungan layanan.
Pada REDMI Note 17 Series, pendekatan tersebut dirangkum melalui tiga fokus utama, yakni Number One Battery, Number One Durability, dan Number One Warranty.
Harga Naik, Konsumen Makin Melihat Nilai
Kondisi ini membuat persaingan smartphone menjadi semakin menarik. Ketika ruang untuk menekan harga semakin terbatas, produsen perlu menawarkan alasan lain agar konsumen merasa pembelian mereka tetap memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Xiaomi mencoba menjawabnya melalui kombinasi perangkat, baterai besar, durabilitas, software, serta layanan purnajual.
Michael mengatakan pendekatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Xiaomi untuk tetap dekat dengan pengguna di tengah perubahan industri.
“Ini adalah jawaban saya. Jawaban yang sangat jujur,” kata Michael.
Bagi Xiaomi, kenaikan harga smartphone mungkin menjadi sesuatu yang sulit dihindari. Namun, perusahaan melihat masih ada ruang untuk mempertahankan value melalui produk dan layanan yang diterima konsumen.
Dengan kata lain, pertarungan smartphone kini bukan hanya soal berapa harga yang harus dibayar, tetapi juga apa saja yang didapat setelah perangkat berada di tangan pengguna.