Perbedaan Pembuluh Darah Arteri, Vena, dan Kapiler pada Manusia, Ini Penjelasannya

Kamis, 24 September 2026 | 14:15 WIB
Ilustrasi pembuluh darah (Pixabay.com/vector8diy)
BACA 10 DETIK
  • Arteri membawa darah kaya oksigen dari jantung ke jaringan tubuh melalui dinding yang tebal dan elastis.
  • Vena mengalirkan darah rendah oksigen kembali ke jantung dengan bantuan dinding tipis dan katup pencegah arus balik.
  • Kapiler berfungsi menghubungkan arteriol dan venula untuk memfasilitasi pertukaran oksigen, nutrisi, serta zat sisa secara langsung.

Ciri-ciri vena:

  • Mengalirkan darah menuju jantung.
  • Dindingnya lebih tipis dan kurang elastis daripada arteri.
  • Tekanan darah lebih rendah.
  • Memiliki katup pada banyak vena.
  • Umumnya membawa darah yang rendah oksigen.

3. Pembuluh Darah Kapiler

Kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat kecil dan menjadi penghubung antara arteriol dan venula.

Ukurannya yang sangat kecil membuat kapiler dapat menjangkau jaringan tubuh secara dekat.

Dinding kapiler hanya terdiri dari satu lapisan sel sehingga zat-zat dapat bertukar dengan mudah.

Melalui kapiler, oksigen dan nutrisi dapat diberikan kepada sel, sedangkan karbon dioksida dan zat sisa dari sel dapat dibawa kembali ke aliran darah.

Ciri-ciri kapiler:

  • Berukuran sangat kecil.
  • Menghubungkan arteriol dengan venula.
  • Dindingnya sangat tipis, hanya satu lapis sel.
  • Menjadi tempat pertukaran oksigen, karbon dioksida, nutrisi, dan zat sisa.
  • Terdapat di hampir seluruh jaringan tubuh.

Arteri, vena, dan kapiler memiliki bentuk serta fungsi yang berbeda, tetapi ketiganya bekerja dalam satu sistem peredaran darah.

Arteri membawa darah keluar dari jantung, vena mengembalikannya ke jantung, sedangkan kapiler menjadi tempat pertukaran berbagai zat antara darah dan jaringan.

Dengan memahami perbedaan tersebut, siswa dapat lebih mudah mempelajari bagaimana tubuh mendapatkan oksigen dan nutrisi serta membuang zat sisa.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com