Bukan Cuma Ngobrol, AI Kini Mulai Ambil Alih Pekerjaan Operasional

Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:30 WIB
Ilustrasi AI Kini Mulai Ambil Alih Pekerjaan Operasional. [Unsplash]
BACA 10 DETIK
  • Christian Klein menyatakan AI SAP kini menjalankan tugas operasional bisnis secara langsung melalui Autonomous Enterprise.
  • Penggunaan Joule Work oleh 110.000 karyawan SAP pada Kamis (8/10/2026) menghasilkan kenaikan produktivitas sebesar 20 persen.
  • Perusahaan tetap memegang kendali penuh dengan menetapkan tingkat otonomi serta otorisasi bagi agen AI.

Suara.com - Kecerdasan buatan (AI) di lingkungan bisnis mulai naik kelas. Jika sebelumnya AI banyak digunakan untuk menjawab pertanyaan dan mencari informasi, kini teknologi tersebut mulai diarahkan untuk menjalankan pekerjaan operasional secara langsung.

Perubahan ini terlihat dari pengembangan AI agents yang dapat bekerja di dalam alur kerja perusahaan. Agen AI bisa memanfaatkan data bisnis, menjalankan tugas sesuai otorisasi, hingga meninggalkan audit trail.

CEO SAP SE, Christian Klein mengatakan, perkembangan tersebut menandai perubahan besar dalam pemanfaatan AI di dunia bisnis.

“Autonomous Enterprise telah hadir. Melalui Joule dan SAP Autonomous Suite yang dibangun di atas SAP Business AI Platform, kami membantu organisasi seperti Novartis, Morgan Foods, Nestlé, dan PwC menghubungkan kecerdasan di seluruh fungsi bisnis untuk menghasilkan dampak bisnis yang nyata,” jelasnya.

AI Mulai Kerjakan Tugas Bisnis

Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah Joule Assistants, yang memungkinkan AI menjalankan pekerjaan langsung dalam workflow bisnis.

AI dapat digunakan di berbagai fungsi, mulai dari keuangan, rantai pasok, HR, pengadaan, hingga layanan pelanggan.

Di bidang keuangan, International Trade Assistant disebut mampu mengurangi pekerjaan klasifikasi transaksi hingga 50 persen.

Sementara di pengadaan, AI dapat membantu menemukan peluang penghematan berdasarkan benchmark dan mendukung pengelolaan tenaga kerja kontrak.

Produktivitas Naik 20 Persen

Pemanfaatan AI tersebut juga mulai menghasilkan dampak yang terukur. Joule Work telah digunakan oleh sekitar 110.000 karyawan di internal SAP. Perusahaan mencatat peningkatan produktivitas 20 persen pada fungsi keuangan, HR, dan pengadaan.

Maschinenfabrik Reinhausen, salah satu pelanggan yang mengikuti program early adopter, juga merasakan perubahan dalam cara karyawan berinteraksi dengan sistem.

“Apa yang sebelumnya membutuhkan hingga satu jam pekerjaan manual di lingkungan SAP S/4HANA kami kini dapat dilakukan dalam hitungan detik melalui bahasa alami, secara fundamental mengubah cara tim kami berinteraksi dengan data bisnis,” ujar Director of Complexity Management, Maschinenfabrik Reinhausen, Peter Wied, dalam keterangan resminya, Kamis (8/10/2026).

Manusia Tetap Pegang Kendali

Meski membawa konsep Autonomous Enterprise, AI tidak langsung diberi kebebasan penuh.

Perusahaan tetap dapat menentukan tingkat otonomi agen AI. Untuk pekerjaan berisiko tinggi, manusia masih dapat dilibatkan sebelum tindakan dijalankan.

CEO SAP SE, Christian Klein. [SAP]

Pendekatan ini juga dilengkapi otorisasi dan audit trail agar aktivitas agen dapat ditelusuri.

Perkembangan tersebut menunjukkan arah baru pemanfaatan AI di perusahaan. AI bukan lagi sekadar tempat bertanya, tetapi mulai menjadi bagian dari operasional yang ikut mengerjakan pekerjaan bisnis.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com