Kenapa Bisa Cegukan? Ini Penjelasan Medis dan Tanda Bahaya yang Wajib Diwaspadai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:15 WIB
ilustrasi cegukan (magnific)
BACA 10 DETIK
  • Kemenkes menyatakan cegukan terjadi akibat kontraksi diafragma tak disengaja yang menghasilkan suara khas dan biasanya berhenti sendiri.
  • Penyebab cegukan meliputi makan terlalu cepat, minum soda, perubahan suhu, stres, hingga gangguan kesehatan tertentu pada organ tubuh.
  • Cegukan yang berlangsung lebih dari 48 jam atau disertai gejala serius harus segera diperiksakan ke dokter.

Suara.com - Cegukan sering muncul secara tiba-tiba ketika seseorang makan terlalu cepat, minum minuman bersoda, atau mengalami perubahan kondisi tertentu pada tubuh.

Suara “hik” yang muncul berulang kali biasanya tidak berbahaya dan dapat berhenti dengan sendirinya dalam beberapa menit.

Namun, perlu waspada jika cegukan berlangsung lama atau terus berulang tanpa sebab yang jelas dapat berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu.

Memahami kenapa bisa cegukan membantu seseorang mengenali pemicunya sekaligus mengetahui kapan kondisi tersebut perlu diperiksakan ke dokter.

Apa Itu Cegukan?

ilustrasi cegukan (magnific)

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, cegukan atau singultus adalah kondisi ketika diafragma, yaitu otot yang memisahkan rongga dada dan rongga perut serta berperan penting dalam pernapasan, mengalami kontraksi secara tiba-tiba dan tidak disengaja.

Kontraksi tersebut diikuti oleh penutupan pita suara dengan cepat sehingga menghasilkan suara khas “hik”. Proses ini berlangsung di luar kendali sadar dan dapat terjadi pada siapa saja, mulai dari bayi hingga orang dewasa.

Dalam kondisi normal, cegukan hanya berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit, kemudian berhenti tanpa penanganan khusus.

Meski demikian, cegukan terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman pada dada, perut, atau tenggorokan.

Jika berlangsung terus-menerus, cegukan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, waktu tidur, hingga kemampuan makan dan minum. Karena itu, durasi dan gejala yang menyertainya perlu diperhatikan.

Penyebab Cegukan

Cegukan terjadi ketika mekanisme yang mengatur kontraksi diafragma mengalami gangguan sementara.

Pemicu kondisi ini beragam, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga masalah kesehatan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

1. Makan terlalu banyak atau terlalu cepat

Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar atau makan terburu-buru dapat membuat lambung mengembang dan memengaruhi diafragma.

Kebiasaan tersebut juga meningkatkan kemungkinan seseorang menelan udara saat makan sehingga cegukan lebih mudah terjadi.

Untuk mengurangi risikonya, makanlah secara perlahan dengan porsi yang sesuai dan kunyah makanan dengan baik.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com