WhatsApp Sasar 179 Ribu Orang Tua di Indonesia Lewat Program Pengasuhan Digital

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:56 WIB
WhatsApp menggandeng ICT Watch, Keluarga Kita, dan Komdigi. [WhatsApp]
BACA 10 DETIK
  • WhatsApp dan KOMDIGI bersama mitra meluncurkan Kelas Pengasuhan Digital untuk 179.000 orang tua di tiga kota.
  • Program Oktober hingga Desember 2026 ini memberikan modul pelatihan dan perangkat pembelajaran untuk mengatasi empat tantangan digital.
  • WhatsApp turut merilis fitur kontrol orang tua opsional agar pendampingan remaja tetap menjaga privasi pesan pribadi.

Suara.com - WhatsApp menggandeng ICT Watch, Keluarga Kita, dan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) untuk memperluas edukasi pengasuhan digital bagi orang tua di Indonesia.

Melalui program Kelas Pengasuhan Digital, inisiatif ini menargetkan jangkauan sekitar 179.000 orang tua hingga Desember 2026.

Program yang berlangsung selama tiga bulan, mulai Oktober hingga Desember 2026, digelar di Jakarta, Padang, dan Cirebon. 

Pelatihan ini dirancang untuk membantu orang tua mendampingi remaja saat menggunakan teknologi digital, sekaligus membangun komunikasi terbuka dalam keluarga.

Program tersebut dimulai di Jakarta pada 16 Oktober 2026 dengan melibatkan 100 orang tua. Selanjutnya, pelatihan akan diperluas dengan membekali penggerak komunitas lokal di Padang dan Cirebon agar edukasi dapat menjangkau lebih banyak keluarga.

Secara langsung, program ini menargetkan 2.100 orang tua di tiga kota. Sementara itu, materi edukasi berupa parental learning kit akan disebarluaskan melalui kanal komunitas mitra untuk memperluas jangkauan hingga sekitar 179.000 orang tua.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menilai, perlindungan anak di ruang digital membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya pemerintah atau perusahaan teknologi.

“Pemerintah hadir melalui PP TUNAS untuk memperkuat pelindungan anak di ruang digital. Namun, pelindungan anak bukan sekadar kewajiban kepatuhan, melainkan gerakan bersama seluruh ekosistem digital,” kata Nezar dalam keterangan resminya, Jumat (16/10/2026).

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun komunikasi dengan anak. Menurutnya, orang tua perlu menjadi teman berdiskusi, bukan sekadar pengawas, agar anak merasa nyaman bercerita ketika menghadapi persoalan di ruang digital.

Empat Tantangan Pengasuhan Anak di Era Digital

Untuk mendukung pelaksanaan program, Meta, WhatsApp, ICT Watch, Keluarga Kita, dan KOMDIGI mengembangkan perangkat pembelajaran yang mencakup modul, buku saku, video edukasi, serta dua permainan edukatif.

Materi tersebut membahas empat persoalan yang kerap menjadi perhatian orang tua ketika anak beraktivitas di internet, yakni interaksi, konten, kecanduan, dan kesehatan mental.

Program ini juga mencakup pelatihan bagi para pelatih atau Training of Trainers serta sesi pendampingan lanjutan yang dipandu oleh Parent Champions, yaitu orang tua yang berperan sebagai penggerak di komunitas.

Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti, mengatakan keberadaan fitur keamanan digital perlu diimbangi pemahaman orang tua tentang cara menggunakannya dan kemampuan membangun komunikasi dengan anak.

“Fitur keamanan hanya dapat melindungi remaja ketika orang dewasa mengetahui cara menggunakannya disertai komunikasi yang baik dengan anak,” ujar Indriyatno.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com