Indonesia Perkuat Kedaulatan AI Lewat 9 Inovasi Teknologi Buatan Anak Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:33 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid di ajang Bali Tech Week 2026. [Telkomsel]
BACA 10 DETIK
  • Indonesia memperkenalkan sembilan solusi kecerdasan buatan buatan lokal dalam ajang Bali Tech Week 2026 di Bali.
  • Acara tersebut berlangsung dari tanggal 19 hingga 23 Oktober 2026 untuk memperkuat kedaulatan digital nasional.
  • Menteri Meutya Hafid menyatakan inisiatif ini bertujuan mendukung pembangunan nasional serta kemandirian teknologi dalam negeri.

Suara.com - Indonesia memperkuat upaya membangun kedaulatan digital melalui pengembangan sembilan solusi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) buatan anak bangsa.

Inovasi ini menyasar berbagai kebutuhan, mulai dari pencegahan penipuan digital, pendidikan, hingga pengelolaan bisnis dan layanan pelanggan.

Sembilan solusi tersebut diperkenalkan dalam ajang Bali Tech Week 2026 yang berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 di Bali.

Kehadirannya menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan teknologi AI yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan industri dalam negeri.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi inisiatif industri telekomunikasi dalam menghadirkan produk dan layanan teknologi yang mendukung agenda pembangunan nasional.

Menurutnya, transformasi digital membutuhkan dukungan nyata dari industri, termasuk dalam pengembangan infrastruktur dan solusi teknologi.

Dalam sambutannya pada pembukaan Bali Tech Week 2026, Meutya menekankan pentingnya kemandirian Indonesia dalam menentukan arah pengembangan AI di tengah persaingan teknologi global yang semakin ketat.

“Kecepatan kita dalam pengembangan AI tidak boleh ditentukan oleh negara lain ataupun perusahaan teknologi luar, melainkan harus kita tentukan sendiri secara berdaulat,” ujar Meutya dalam keterangan resminya, Rabu (21/10/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kedaulatan AI tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengadopsi teknologi, tetapi juga kapasitas nasional untuk mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan Indonesia.

Sembilan Inovasi AI Sasar Berbagai Kebutuhan

Sembilan solusi AI yang diperkenalkan mencakup keamanan ruang digital, akses teknologi, pendidikan, kebutuhan perusahaan, layanan pelanggan, hingga pengelolaan aktivitas usaha.

Di sektor keamanan digital, SISCAMLING atau Sistem Cegah Scam Keliling memanfaatkan AI untuk mengenali indikasi penipuan, spam, dan komunikasi mencurigakan.

Teknologi ini dirancang untuk membantu masyarakat mendeteksi potensi ancaman lebih awal sekaligus mendukung terciptanya ruang digital yang lebih aman.

Untuk memperluas akses terhadap teknologi AI, OCTA (One Core, a Thousand AI-bilities) menawarkan mekanisme untuk mengakses berbagai layanan AI secara lebih sederhana.

Sementara itu, Adelia (Admirable Daily AI for Indonesian) dikembangkan sebagai mesin pencari dan asisten berbasis AI untuk membantu pengguna menemukan informasi dan menyelesaikan kebutuhan sehari-hari.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com