Suara.com - Perayaan Hari Batik Nasional jatuh pada tanggal 2 Oktober setiap tahunnya. Hal ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik Nasional, semenjak batik Indonesia ditetapkan sebagai warisan kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Budaya Non-Bendawi pada 2 Oktober 2009 oleh United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).
Pada kesempatan kali ini, Suara.com berkesempatan mendatangi salah satu produsen batik yakni Sanggar Budaya Singlon di Jalan Kawijo 17, Kec. Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.
Produksi batik Sanggar Budaya Singlon populer dengan nama Batik Thinthing Kulon Progo. Awalnya, produksi batik hanya untuk menghidupkan sanggar. Namun atas permintaan pasar dan kebutuhan operasional, maka Sanggar Singlon memilih untuk memproduksi batik untuk dipasarkan.
Berbicara motif batik, Ari Hargiatmi selaku pemilik batik Thinthing menyebutkan telah memiliki beraneka-ragam motif. Adapun motif khusus, Ari mengaku telah mengembangkan motif batik geblek renteng khas Kulon Progo.
Kekinian, batik hasil produksi Sanggar Budaya Singlon telah merambah pasar Jawa Barat, Jawa Timur dan luar Pulau Jawa, seperti Palembang, Kalimantan, dan Bali. Harganya berkisar 150.000 - 250.000 ribu per kain untuk batik cap kombinasi. Sedangkan harga untuk batik tulis berkisar 600.000 ribu per kain. Simak selengkapnya dalam video ini
Producer/Associate Producer/Creative/Reporter/Videographer/Video Editor: Iramdani/Dendi Arfiyan/Rinaldi Aban/Ikbal Maulana/Novita Shinta/Adit Rianto/Suciati
Berita Terkait
-
Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Rumah Praka Farizal Dipenuhi Karangan Bunga Dukacita
-
Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur
-
Prajurit TNI Asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Kodim Siapkan Upacara Militer
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pastikan MBG Berlanjut, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat!
-
Menteri PU Disiplinkan ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Presiden Prabowo Tepis Isu RI Bakal Collapse, Sebut Indonesia Masih Oke!
-
'Biar Andrie Kapok!': Pengakuan Kapten Nandala Sampaikan Alasan Penyiraman Air Keras
-
Pengadaan Sepatu hingga Bingkai Foto Bernilai Miliaran Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
-
Malaikat di Jalur 'Maut': Cerita Penjaga Perlintasan Liar demi Pengendara
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Tuai Pujian, Aksi Inul Daratista Ikut Nyanyi Bareng Pengamen di Stasiun
-
Tak Lagi Sungkan, Ardhito Pramono Mulai Blak-blakan soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pedagang Keluhkan Penjualan Elektronik Anjlok